Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Ikuti Rakornas Kemendagri, Bahas Antisipasi Nataru dan Mitigasi Bencana

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 01 Desember 2025 20:42

Wali Kota Makassar Ikuti Rakornas Kemendagri, Bahas Antisipasi Nataru dan Mitigasi Bencana
Wali Kota Makassar Ikuti Rakornas Kemendagri, Bahas Antisipasi Nataru dan Mitigasi Bencana

Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusat dan Daerah secara virtual yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Senin (1/12/2025).

Rakornas tersebut digelar sebagai langkah strategis pemerintah pusat dalam mengkoordinasikan kesiapsiagaan seluruh daerah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, sekaligus memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa momentum Nataru selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat, baik untuk mudik, berlibur, maupun aktivitas keagamaan. 

Kondisi ini, kata dia, berpotensi memicu beragam risiko, mulai dari kemacetan lalu lintas, lonjakan pengunjung di pusat-pusat wisata, hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga menyoroti serangkaian bencana alam yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di sejumlah wilayah Indonesia, yang menunjukkan bahwa ancaman bencana masih sangat nyata dan bisa terjadi kapan saja serta di mana saja. 

Baca Juga  Diskominfo SP Sulsel Sambut Kunjungan Studi Tiru dari Diskominfo Kota Bontang

Oleh karena itu, daerah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sejak dini.

“Ini semua memerlukan sinergi yang kuat. Tidak bisa bekerja sendiri. Setelah rapat ini, daerah diminta segera melakukan konsolidasi bersama Forkopimda terkait potensi bencana dan pengamanan Natal serta Tahun Baru,” tegas Tito dalam arahannya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Jenderal (Purn) Lodewijk F. Paulus, memaparkan enam pendekatan strategis yang perlu diterapkan pemerintah daerah demi menjaga stabilitas selama periode Nataru. 

Pendekatan tersebut meliputi upaya preventif melalui deteksi dini, patroli terpadu, serta analisis intelijen yang akurat.

Selain itu, pengamanan juga harus dilakukan secara humanis dan proporsional, memperkuat kolaborasi lintas instansi, memanfaatkan sistem monitoring real-time berbasis data dan intelijen, serta meningkatkan respons cepat melalui pembentukan posko terpadu yang siaga 24 jam. 

Baca Juga  Wali Kota Munafri Teken Prasasti Peresmian Cetiya Zhen An Kong Makassar

Tak kalah penting, pemerintah diminta membangun komunikasi publik yang efektif, transparan, dan menenangkan masyarakat.

Lodewijk turut mengingatkan daerah untuk mewaspadai berbagai potensi cuaca ekstrem selama musim penghujan, seperti angin kencang, curah hujan tinggi, banjir, tanah longsor, gelombang pasang, hingga dampak siklon tropis di wilayah pesisir.

Ia merinci lima langkah prioritas nasional yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni meningkatkan soliditas Forkopimda, memperkuat koordinasi antarinstansi, menjaga kelancaran arus transportasi, mengamankan tempat ibadah, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata, serta memastikan stabilitas sosial dan ketertiban umum tetap terjaga.

Selain Mendagri dan Wamenko Polhukam, sejumlah kementerian dan lembaga terkait juga turut memberikan pemaparan teknis secara bergantian, mencakup aspek keamanan, kebencanaan, transportasi, kesehatan, logistik, hingga stabilitas harga pangan di daerah.

Baca Juga  Hadiri Pelantikan Rektor UMI, Ini Harapan Ketua DPRD Sulsel

Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan segera menindaklanjuti hasil Rakornas melalui langkah-langkah konkret di daerah.

Ia menegaskan akan segera menggelar konsolidasi lintas sektor bersama Forkopimda serta seluruh OPD terkait untuk memastikan kesiapan Makassar menghadapi momentum Nataru, baik dari sisi mitigasi bencana maupun pelayanan publik.

“Seluruh dinas teknis akan bergerak cepat dan terkoordinasi. Mulai dari pemetaan wilayah rawan bencana, pengamanan jalur transportasi, stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok, kesiapan fasilitas kesehatan, hingga penjagaan tempat ibadah dan ruang-ruang publik,” ujarnya.

Munafri berharap, dengan langkah-langkah tersebut, aktivitas masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Makassar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. “Pemerintah Kota akan hadir memastikan masyarakat bisa merayakan momen Nataru dengan rasa aman dan nyaman,” tandasnya.(*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...