Pemkot Makassar

Di Perayaan Natal PKBGT, Munafri Tegaskan Pentingnya Jaga Harmoni Antar Umat Beragama

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 13 Desember 2025 17:45

Di Perayaan Natal PKBGT, Munafri Tegaskan Pentingnya Jaga Harmoni Antar Umat Beragama

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menegaskan komitmennya dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama sebagai fondasi utama pembangunan kota yang inklusif dan damai.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan bahwa harmonisasi sosial merupakan modal penting dalam menciptakan stabilitas, kenyamanan, serta kemajuan bersama di tengah keberagaman masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri dan memberikan sambutan pada Perayaan Natal Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Klasis Makassar Timur, yang digelar di Jalan Perintis Kemerdekaan IV, Jumat (12/12/2025) malam.

Suasana hangat dan penuh keakraban menyambut kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar tersebut.

Kehadirannya tidak hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga menjadi simbol nyata komitmen Pemkot Makassar dalam merawat keberagaman dan memperkuat persaudaraan lintas iman.

Munafri, yang akrab disapa Appi, dikenal sebagai pemimpin yang konsisten mendorong terciptanya harmonisasi antarumat beragama.

Komitmen itu turut mengantarkan Kota Makassar meraih Harmony Award 2025 untuk kategori Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sebuah pencapaian bersejarah bagi kota ini.

“Pada momentum perayaan Natal ini, saya kembali mengajak kita semua untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, serta moderasi beragama sebagai pilar utama kehidupan masyarakat Kota Makassar,” ujar Appi.

Ia menyampaikan rasa bangga dapat hadir dan bersilaturahmi bersama jemaat PKBGT.

Menurutnya, kebersamaan dalam perayaan keagamaan seperti ini mencerminkan kuatnya semangat hidup berdampingan secara damai dan saling menghargai di Makassar.

“Kita harus hidup aman dan berhubungan dengan rasa aman. Jangan sampai konflik sosial muncul karena gesekan yang sebenarnya tidak perlu, sebab dampaknya akan kita rasakan bersama,” jelasnya.

Munafri juga menegaskan bahwa sejak awal kepemimpinannya, ia berkomitmen menjaga hubungan antar komunitas, terutama di kawasan permukiman, agar mampu memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi, kolaborasi, dan persaudaraan antarwarga.

Ia menyinggung pengalamannya menuju lokasi acara yang berada di kawasan permukiman.

Menurutnya, hal tersebut justru menjadi gambaran positif tentang hubungan gereja dengan masyarakat sekitar yang semakin harmonis.

“Ini memberikan gambaran bahwa kelompok gereja, khususnya yang berada di kawasan permukiman, memiliki hubungan yang semakin baik dengan lingkungan sekitarnya,” tuturnya.

“Hubungan yang baik ini tentu memberi kontribusi positif terhadap pembangunan kawasan dan kehidupan sosial masyarakat,” sambung politisi Partai Golkar itu.

Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama Kota Makassar.

Kemampuan masyarakat dalam menjaga harmoni menjadi modal besar hingga Makassar dipercaya menerima Harmony Award 2025 dari pemerintah pusat.

“Dengan keberagaman yang kita miliki, masyarakat Makassar mampu menjaga kehidupan sosial tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan. Dan Alhamdulillah, tahun 2025 Kota Makassar menerima Harmony Award,” ungkapnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan kerja wali kota saja, bukan hanya tokoh agama, tetapi kerja kita bersama. Kerja kolektif yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial kita semua,” tegasnya.

Munafri juga mengingatkan pentingnya menjunjung nilai kesetaraan, saling menghormati, serta menjaga ruang hidup bersama tanpa saling mengganggu.

Ia menegaskan bahwa persaudaraan tidak mengenal batas, dan perbedaan justru memperkuat pondasi kebersamaan.

“Kita tidak saling mengganggu dan kita sadar bahwa persaudaraan itu tidak memiliki batas,” katanya.

Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh jemaat dan masyarakat Makassar untuk terus menumbuhkan pikiran-pikiran positif serta menjaga harmoni dalam setiap perbedaan.

“Jangan karena jarak atau perbedaan, kita mengabaikan hal-hal kecil yang bisa memicu masalah besar,” pesannya.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat merayakan Natal. Terima kasih atas komitmen bersama dalam menjaga harmonisasi di Kota Makassar tercinta,” pungkasnya, disambut tepuk tangan meriah dari para jemaat.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Agustus 2026 02:41
MYP Tahap II Sulsel Tembus Rp5 Triliun, Total Komitmen Pembangunan Capai Rp7,7 Triliun
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama DPRD Sulsel mulai mematangkan skema Multi-Year Project (MYP) tahap II dengan nil...
Politik27 Agustus 2026 02:16
NasDem Sulsel Mulai Panaskan Mesin Politik, Konsolidasi Kader dan Caleg Disiapkan untuk 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi rangkaian tahun politik yang akan datang.  Konsolid...
Parlemen27 Agustus 2026 02:07
Wakil Ketua DPRD Sulsel Ingatkan Pemprov Tak Potong TPP untuk Biayai Program Pemerintah
MAKASSAR, Troroar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel agar tidak ...
Parlemen26 Agustus 2026 23:22
Ketua DPRD Sulsel Hadiri Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menghadiri Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas yang digelar Ke...