Pemkot Makassar

Survei Kepuasan Publik Ungkap IKM Pemkot Makassar 2025 Capai 81,761, Pelayanan Masuk Kategori Baik

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 17 Desember 2025 17:20

Survei Kepuasan Publik Ungkap IKM Pemkot Makassar 2025 Capai 81,761, Pelayanan Masuk Kategori Baik
Survei Kepuasan Publik Ungkap IKM Pemkot Makassar 2025 Capai 81,761, Pelayanan Masuk Kategori Baik

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menutup tahun 2025 dengan membuka ruang evaluasi terbuka melalui Refleksi Akhir Tahun, yang salah satunya memaparkan hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). 

Hasil survei menunjukkan, IKM Kota Makassar Tahun 2025 mencapai angka 81,761, dengan mutu pelayanan publik berada pada kategori baik.

Survei ini menjadi cerminan kepuasan publik setelah 11 bulan kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin–Aliyah Mustika Ilham (MULIA), sekaligus dijadikan pijakan utama pembenahan tata kelola dan kualitas pelayanan publik ke depan.

Refleksi Akhir Tahun Pemerintah Kota Makassar 2025 digelar pada Rabu (17/12/2025) di Hotel Novotel Makassar, menghadirkan Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, sebagai pemapar utama hasil survei kepuasan masyarakat.

Ras MD menjelaskan, survei IKM ini merupakan hasil kerja sama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar dengan Parameter Publik Indonesia sebagai lembaga riset independen. Ia menegaskan, BRIDA tidak terlibat dalam penentuan nilai hasil survei.

“BRIDA hanya memastikan proses survei berjalan sesuai koridor. Hasilnya murni dari Parameter Publik Indonesia berdasarkan persepsi publik,” tegas Ras MD.

Ia menyebut, survei melibatkan 3.566 responden yang merupakan pengguna layanan publik di berbagai SKPD, kecamatan, puskesmas, dan unit pelayanan. Proses survei berlangsung sejak 13 Oktober hingga 8 Desember 2025.

Dalam survei tersebut, terdapat sembilan unsur pelayanan yang diuji, yakni persyaratan pelayanan, sistem dan prosedur, waktu pelayanan, biaya atau tarif, produk layanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, sarana dan prasarana, serta penanganan pengaduan.

Berdasarkan hasil pengukuran kolektif terhadap 110 unit layanan, nilai IKM Kota Makassar 2025 berada di angka 81,761 atau kategori B (baik). Angka ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan hasil survei terakhir tahun 2022 yang berada pada angka 80,470.

“Ini adalah nilai kolektif, hasil kerja seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar,” ujar Ras MD.

Untuk kategori sangat baik pada urusan wajib pelayanan dasar, sejumlah unit pelayanan mencatatkan nilai hampir sempurna, di antaranya Puskesmas Bara-Barayya dengan nilai 98,906, Puskesmas Maccini Sawah dengan nilai 96,685, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar.

Sementara pada sektor kecamatan, Kecamatan Ujung Tanah meraih nilai tertinggi dengan 96,366, disusul Kecamatan Tallo dengan nilai 92,280, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah dengan nilai 89,802.

Meski demikian, Ras MD mengingatkan masih terdapat sejumlah unit pelayanan yang berada dalam kategori rawan, terutama pada unsur waktu pelayanan serta sarana dan prasarana, yang membutuhkan pembenahan serius agar tidak mengalami penurunan nilai di tahun berikutnya.

“IKM ini bukan untuk mencari kesalahan, apalagi menyalahkan individu. Ini adalah cermin bersama agar pelayanan publik kita semakin baik dan responsif,” tegasnya.

Ras MD juga menyoroti pentingnya transformasi pelayanan digital, termasuk optimalisasi penggunaan aplikasi Lontara Plus, yang hingga kini baru digunakan sekitar 42 ribu pengguna aktif, atau masih di bawah dua persen dari total penduduk Kota Makassar.

“Ini bukan sekadar data. Ini tentang aksi nyata OPD agar pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Sebagai rekomendasi, hasil survei IKM 2025 menegaskan perlunya peningkatan kualitas sarana dan prasarana layanan, percepatan waktu pelayanan, penyederhanaan prosedur, penguatan sistem pengaduan terpadu, serta peningkatan kompetensi dan etika pelaksana layanan.

“Secara umum, kualitas pelayanan publik di Kota Makassar berada pada kategori baik. Namun dibutuhkan upaya berkelanjutan agar kualitas ini terus meningkat dan tidak mengalami penurunan,” pungkas Ras MD. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 Agustus 2026 23:53
Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Barru Berubah Jadi Panggung Kegembiraan, Bupati Andi Ina Traktir Es Krim Peserta
BARRU, Trotoar.id — Jalanan Kabupaten Barru, Selasa (11/8/2026), mendadak berubah menjadi panggung kegembiraan. Bukan hanya barisan peserta yang ber...
Nasional11 Agustus 2026 23:50
KSP Kawal Percepatan Investasi dan Hilirisasi, Realisasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
JAKARTA, Trotoar.id — Kantor Staf Presiden (KSP) memperkuat pengawalan terhadap percepatan investasi dan hilirisasi nasional. Langkah ini diarahkan ...
Metro11 Agustus 2026 21:59
Tracing TBC Makassar Diperluas ke 339 Titik, TPT Kontak Serumah Baru 0,71 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memperluas penelusuran atau tracing Tuberkulosis (TBC) hingga ke tingkat masyarakat. Sebanyak 339 ti...
Metro11 Agustus 2026 21:51
Lewat Program Ibu Berdaya, TP PKK Makassar Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas dengan AI
MAKASSAR, Trotoar.id — Teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai didorong menjadi alat strategis bagi pelaku UMKM pere...