SIDRAP, Trotoar.id – Ribuan pelari dari berbagai daerah memadati Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, untuk mengikuti ajang Rappang Run 2026, Ahad (1/2/2026).
Sejak pagi, kawasan Monumen Bambu Runcing Rappang yang menjadi titik start dan finis lomba dipenuhi peserta dan warga yang menyaksikan jalannya kegiatan.
Suasana semakin semarak saat Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah dan Ketua TP PKK Sidrap, Hj. Haslindah Syaharuddin, secara resmi melepas para peserta dari garis start.
Baca Juga :
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, Kasdim 1420 Sidrap, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kasat Intel Polres Sidrap, Kepala BNNK Sidrap, para pejabat daerah, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rappang Run 2026.
Ia mengajak para pelari untuk menikmati jalur lari khas Rappang yang menyuguhkan panorama persawahan hijau serta sentuhan kreativitas anak-anak sekolah Sidrap melalui lukisan dan karya seni di sepanjang rute.
“Selamat datang para peserta Rappang Run di Kabupaten Sidrap. Selamat menikmati jalur Rappang Run yang dikelilingi persawahan hijau serta jalur yang dipenuhi lukisan dan kreasi anak-anak sekolah Sidrap,” ujar Syaharuddin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana serta seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya Rappang Run 2026 dengan lancar, aman, dan antusiasme peserta yang tinggi.
Menurut Syaharuddin, Rappang Run akan terus dikembangkan sebagai agenda tahunan dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidenreng Rappang ke-682.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, promosi potensi daerah, serta penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor sport pariwisata,” ungkapnya.
Rappang Run 2026 pun diharapkan semakin memperkuat posisi Sidrap sebagai destinasi kegiatan olahraga berskala besar yang mampu memadukan gaya hidup sehat, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal.











Komentar