Pemda Barru

Bupati Barru Apresiasi Program Pusat, Dorong Ekonomi Nelayan dan Petani Tumbuh Signifikan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 05 Februari 2026 16:35

Bupati Barru Apresiasi Program Pusat, Dorong Ekonomi Nelayan dan Petani Tumbuh Signifikan
8 / 100 Skor SEO

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan bahwa berbagai program pemerintah pusat di sektor perikanan dan pertanian telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di daerahnya.

Hal tersebut disampaikan Andi Ina saat ditemui di kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir adalah Program Kampung Nelayan.

Baca Juga  Wabup Barru Hadiri Pesta Panen Adat Paenge, Dorong Pelestarian Budaya dan Wisata

Program ini dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi secara langsung di kalangan nelayan.

“Konsepnya bagaimana ekonomi bisa bergerak di masyarakat pesisir. Fasilitasnya lengkap, mulai dari dermaga, tambatan perahu, dermaga tambak, pabrik es hingga Tempat Pelelangan Ikan. Ini sangat membantu,” ujarnya.

Tak hanya sektor kelautan, dukungan pemerintah pusat di bidang pertanian juga dinilai signifikan.

Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), ketersediaan pupuk, bibit unggul, hingga program intensifikasi tanam tiga kali setahun menjadi faktor pendorong utama peningkatan produktivitas petani.

Baca Juga  Barru Terbaik I Layanan Kesehatan Regional Sulawesi, Andi Ina Raih Insentif Rp2 Miliar

“Sekarang tidak ada lagi keluhan pupuk sulit. Bibit juga berkualitas, dan program tiga kali tanam ini benar-benar berdampak pada hasil produksi,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, luas tambah tanam di Kabupaten Barru mengalami peningkatan signifikan.

Dari sekitar 15 ribu hektare lahan sawah, total luas tanam mencapai 36 ribu hektare berkat penerapan pola tanam tiga kali dalam setahun.

Capaian tersebut melampaui target nasional sebesar 31,42 ribu hektare. Produksi gabah pun meningkat 19,63 persen, dari 136.622 ton pada 2024 menjadi 163.440 ton pada 2025.

Baca Juga  Syaharuddin Kupas Persoalan Petani Batu, Dorong Perkebunan Jadi Sumber Ekonomi Berkelanjutan

“Ini bukti nyata. Tanpa intervensi program dan pola tanam intensif, capaian ini tidak mungkin terjadi,” tegasnya.

Selain perikanan dan pertanian, Andi Ina juga menyoroti potensi sektor pariwisata yang dinilai menjanjikan untuk dikembangkan.

Namun, ia mengakui keterbatasan kemampuan anggaran daerah sehingga diperlukan keterlibatan investor.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Perlu kolaborasi dengan pihak ketiga agar potensi pariwisata bisa dikembangkan maksimal,” pungkasnya.

Penulis : ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...