MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi ALOHA Mental Arithmetic Indonesia dalam rangka silaturahmi dan perkenalan program pendidikan, Rabu (11/2/2026), di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar.
Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kota Makassar, yakni Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Yasmain Gasba.
Sementara dari pihak ALOHA hadir Master ALOHA Indonesia Arafah Kube, Centre Manager ALOHA Makassar Haniah, serta Coach ALOHA Ahmad Ali Syahban.
Baca Juga :
Dalam audiensi itu, ALOHA Mental Arithmetic Indonesia memaparkan program pengembangan kemampuan otak anak melalui metode mental arithmetic, yakni teknik berhitung cepat yang dirancang untuk menstimulasi kerja otak kiri dan kanan secara seimbang.
Program ini menyasar anak usia 5 hingga 13 tahun dengan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan terstruktur.
Secara global, program ALOHA telah diterapkan di sekitar 40 negara. Di Indonesia, ALOHA mulai hadir pada tahun 2023, dengan Makassar menjadi salah satu kota pengembangan awal program tersebut.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut baik inisiatif tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kapasitas anak sejak usia dini.
Menurutnya, penguatan kemampuan dasar seperti konsentrasi, logika, dan daya ingat menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul dan kompetitif.
Ia juga menilai sinergi antara ALOHA dan Dinas Pendidikan Kota Makassar dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam memperkaya metode pembelajaran bagi anak-anak di Kota Makassar.
“Program seperti ini tentu sangat baik untuk mendukung pengembangan potensi anak. Kami berharap ke depan dapat terjalin kolaborasi yang memberi manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Makassar,” ujar Aliyah.
Sebagai bagian dari pengembangan program, ALOHA Mental Arithmetic Indonesia juga menyampaikan rencana untuk menjadikan Makassar sebagai tuan rumah kompetisi nasional di masa mendatang.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan program sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus mengasah kemampuan berhitung, konsentrasi, dan kepercayaan diri.
Pemerintah Kota Makassar pun membuka ruang komunikasi lanjutan guna membahas peluang kerja sama yang dapat disinergikan dengan program pendidikan daerah, sehingga inovasi pembelajaran dapat semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak anak di Kota Makassar. (*)
=======











Komentar