Pemda Luwu

Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 12 Februari 2026 14:24

Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah

LUWU, Trotoar.id— Bupati Luwu, Patahudding, menekankan pentingnya evaluasi dan penguatan strategi dakwah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pembekalan Muballigh/Muballigha yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Persatuan Muballigh Islam Luwu (Persamil) tingkat Kabupaten Luwu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, serta Penjabat Sekretaris Daerah Luwu, Muh. Rudi. Acara berlangsung di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga  Malam Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Basmin Mattayang Hadir Bersama Kapolres Luwu

Dalam prosesi pelantikan, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Mustari Bosra, melantik H. M. Anang Ismail sebagai Ketua MUI Kabupaten Luwu.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Luwu melantik H. Alimuddin Hasyam sebagai Ketua Persamil Kabupaten Luwu periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Patahudding mengungkapkan bahwa Kabupaten Luwu masih menghadapi sejumlah persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, di antaranya tingginya angka kekerasan seksual, meningkatnya kasus perceraian, serta penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  Tahun Ini, Pemda Luwu Utara Kebut Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana

Menurutnya, peran muballigh dan muballigha sangat strategis dalam memberikan edukasi keagamaan, pembinaan moral, serta memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda.

“Dakwah harus adaptif dan mampu menyentuh akar persoalan di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan para muballigh sangat dibutuhkan untuk menekan berbagai persoalan sosial yang ada,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan perlindungan anak, Pemkab Luwu telah menerbitkan Peraturan Bupati yang melarang anak sekolah berkeliaran di atas pukul 22.00 WITA.

Baca Juga  Ketua Dekranasda Luwu Hadiri Puncak Perayaan hut Dekranasda

Bupati menjelaskan, apabila terdapat keperluan mendesak seperti tugas sekolah, anak-anak wajib didampingi orang tua atau keluarga terdekat.

Ia berharap kegiatan pembekalan ini dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas dakwah para muballigh dan muballigha agar lebih kontekstual, solutif, dan konstruktif, sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Luwu yang religius, aman, dan berakhlak mulia. (*)

Penulis : Any

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...
Parlemen31 Oktober 2026 16:22
Edwar Wijaya Horas Serap Aspirasi Warga Bara-Baraya, Jalan Rusak hingga Drainase Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan infrastruktur lingkungan dan kebutuhan fasilitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bagi masyarakat di Kecama...
Politik31 Oktober 2026 13:39
IAS Tegaskan Anggota Fraksi Golkar Jadi Prioritas Caleg Mendatang
MALINO, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di DP...