Metro

Kesadaran Warga Jadi Kekuatan, Penertiban PKL di Makassar Berlangsung Tertib

Pemkot Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di wilayah Kecamatan Mariso berlangsung tertib dan kondusif, Minggu (15/2/2026).

Proses penataan berjalan tanpa gesekan antara aparat pemerintah dan para pemilik lapak.

Kegiatan tersebut menyasar lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar dan drainase, termasuk yang memanfaatkan badan jalan sehingga dinilai mengganggu ketertiban umum, merusak estetika kota, serta menghambat akses pejalan kaki.

Menariknya, dalam proses penertiban itu terdapat pedagang yang telah berjualan selama kurang lebih 50 tahun di atas trotoar dan saluran drainase memilih membongkar lapaknya secara mandiri.

Sikap kooperatif tersebut menjadi gambaran bahwa pendekatan dialogis mampu menciptakan suasana kondusif.

Penertiban dilakukan tim gabungan Kecamatan Mariso bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar (Satpol PP). Aparat mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis dengan memberikan pemahaman kepada para pedagang terkait pentingnya menjaga fungsi fasilitas publik.

Sekretaris Satpol PP Makassar, Muhammad Ari Fadli, mengungkapkan total terdapat 96 lapak yang ditertibkan dalam kegiatan tersebut.

“Kelurahan Mattoanging 41 lapak, Kelurahan Tamarunang 36 lapak, dan Kelurahan Bontorannu 19 lapak. Total 96 lapak,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah ini bukan semata-mata penegakan aturan, melainkan bagian dari upaya penataan kawasan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat luas.

“Pada intinya, penertiban ini disertai solusi. Pemerintah telah menyiapkan lokasi khusus bagi para pedagang untuk tetap berjualan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Mariso, Andi Syahrir Mappatoba, menyampaikan bahwa penertiban merupakan langkah terakhir setelah melalui tahapan prosedural.

Pemerintah setempat telah memberikan teguran lisan dan tertulis sebanyak tiga kali melalui pihak kelurahan.

Bahkan, melalui Kasi Trantib, para pedagang telah diberikan waktu 1×24 jam untuk melakukan pembongkaran secara mandiri sebelum tindakan penertiban dilakukan.

Operasi yang dimulai usai salat Ashar di Jalan Dahlia, depan Kompleks Pesona, turut melibatkan seluruh lurah se-Kecamatan Mariso, ketua RT/RW, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa dari Kelurahan Tamarunang, Mattoanging, dan Bontorannu.

Kehadiran unsur TNI-Polri dan tokoh masyarakat memastikan proses berjalan aman tanpa perlawanan.

Pemerintah Kecamatan Mariso mengapresiasi kesadaran warga yang memilih patuh terhadap aturan demi mengembalikan fungsi trotoar dan drainase sebagaimana mestinya.

Penertiban ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga ketertiban umum, memperbaiki tata ruang, serta memastikan hak pejalan kaki terlindungi. Pendekatan kolaboratif dan komunikatif diharapkan menjadi model penataan kawasan lain di Kota Makassar ke depan. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…

12 jam ago

Kaswadi Siap Sambut Konsolidasi Golkar di Soppeng, Target Perkuat Soliditas Jelang Musda

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…

12 jam ago

Usman Marham Ajak Kader Jaga Solidaritas Jelang Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…

16 jam ago

178 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Pemkot Makassar Utamakan Pendekatan Humanis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…

17 jam ago

Munafri Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pemkot Siap Dukung Penuh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…

18 jam ago

DPRD Soroti Praktik Parsial Anggaran, Minta Pemprov Sulsel Perkuat Transparansi APBD

MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…

21 jam ago

This website uses cookies.