Metro

Preservasi Jalan Hertasning dan Burung-Burung Tunjukkan Hasil Signifikan

Pemprov Sulsel

MAKASSAR, Trotoar.id — Progres penanganan preservasi jalan melalui skema Multiyears Project (MYP) Paket 1 di Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan signifikan.

Sejumlah ruas yang dikerjakan, khususnya Jalan Hertasning di Makassar dan ruas Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa, mulai memperlihatkan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa pengerjaan proyek infrastruktur tersebut terus digenjot untuk meningkatkan kualitas jalan serta kenyamanan pengguna.

Menurutnya, peningkatan dan preservasi jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah, mengurai kepadatan lalu lintas, serta menunjang aktivitas ekonomi warga.

“Pembangunan ini kita lakukan untuk kepentingan jangka panjang. Insyaallah manfaatnya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, skema Multiyears Project diterapkan agar penanganan ruas strategis dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tanpa terkendala keterbatasan anggaran dalam satu tahun berjalan.

Ruas Jalan Hertasning yang merupakan salah satu jalur utama di Makassar menjadi prioritas karena memiliki tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi setiap harinya. Sementara ruas Burung-Burung–Bili-Bili di Gowa dinilai penting dalam mendukung konektivitas kawasan penyangga ibu kota provinsi.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk turut mengawal dan mendukung proses pengerjaan di lapangan agar dapat berjalan sesuai target.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung pembangunan ini, serta bersama-sama mengawal progres pekerjaan,” katanya.

Ia berharap warga yang bermukim maupun memiliki usaha di sepanjang ruas pekerjaan dapat membantu kelancaran proses pelebaran dan penataan badan jalan, termasuk memberikan akses sementara apabila diperlukan.

Pemprov Sulsel, lanjutnya, menyadari bahwa selama masa konstruksi berlangsung terdapat potensi gangguan arus lalu lintas maupun akses menuju rumah dan tempat usaha warga.

Karena itu, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses pengerjaan.

“Kami memohon maaf atas terhambatnya akses sementara waktu. Ini dilakukan demi kepentingan bersama agar ke depan kondisi jalan lebih baik, aman, dan nyaman dilalui,” tutupnya.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…

11 jam ago

Kaswadi Siap Sambut Konsolidasi Golkar di Soppeng, Target Perkuat Soliditas Jelang Musda

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…

11 jam ago

Usman Marham Ajak Kader Jaga Solidaritas Jelang Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…

15 jam ago

178 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Pemkot Makassar Utamakan Pendekatan Humanis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…

16 jam ago

Munafri Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pemkot Siap Dukung Penuh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…

17 jam ago

DPRD Soroti Praktik Parsial Anggaran, Minta Pemprov Sulsel Perkuat Transparansi APBD

MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…

20 jam ago

This website uses cookies.