LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GMP) sebagai langkah stabilisasi pasokan dan harga bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pasar Lama Bajo, Kelurahan Bajo, Kecamatan Bajo, Selasa (17/2/2026) itu dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, mewakili Bupati Luwu.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar.
Telur ayam dijual Rp55.000 dan Rp50.000 per rak, gula pasir Rp17.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan bantal Rp15.500
per liter.
Sejumlah ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret turut berpartisipasi dengan menghadirkan produk harga promo.
Di antaranya minyak goreng Sofia 2 liter Rp40.000, gula pasir Rp17.500, minyak Filma 2 liter Rp38.000, terigu Segitiga Biru Rp15.000, beras premium Rp74.500, serta sirup ABC Rp10.000.
Camat Bajo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah tersebut.
Ia menilai, menjelang hari besar keagamaan, harga kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan sehingga intervensi pemerintah sangat dibutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan membawa manfaat besar bagi perekonomian masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu, Andi Makkawaru, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan kesembilan kalinya sebelum Ramadan, dengan mengusung tagline “GMP Menyasar Desa”.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan arahan Bupati dan Wakil Bupati Luwu dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar inflasi daerah tetap terkendali,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi harga komoditas strategis di pasaran, terutama komoditas yang rawan mengalami kenaikan seperti daging, telur, dan ayam.
Dalam sambutannya, Pj Sekretaris Daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Perum Bulog, Alfamart, dan Indomaret.
Menurutnya, salah satu tujuan utama Gerakan Pangan Murah adalah memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadan.
Untuk komoditas beras, pemerintah daerah memastikan stok dalam kondisi aman dan Bulog siap melakukan suplai tambahan sesuai kebutuhan.
Di akhir kegiatan, masyarakat kembali diimbau untuk memanfaatkan program tersebut secara bijak, membeli sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan penimbunan agar stabilitas harga tetap terjaga di Kabupaten Luwu. (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…
This website uses cookies.