News

Wali Kota Munafri Terbitkan Edaran Penutupan Sementara THM Mulai 17 Februari 2026

Pemkot

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penutupan

Sementara Tempat Hiburan dalam rangka menghormati Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 M serta peringatan Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1948).

Surat edaran yang ditetapkan di Makassar pada 13 Februari 2026 itu ditujukan kepada seluruh pengelola dan pengusaha karaoke, rumah bernyanyi keluarga, serta panti pijat atau refleksi yang beroperasi di wilayah Kota Makassar.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Ramadan, sekaligus umat Hindu yang memperingati Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026.

Dalam edaran itu ditegaskan, seluruh kegiatan usaha karaoke, rumah bernyanyi keluarga, serta panti pijat atau refleksi wajib ditutup sementara mulai Selasa, 17 Februari 2026.

Pengaturan ini juga mengacu pada Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2011 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata, khususnya Pasal 34 ayat (1) huruf a dan e.

Pemkot Makassar menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan dalam surat edaran tersebut akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Munafri Arifuddin menegaskan, penutupan tempat hiburan malam (THM) selama Ramadan merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat.

“Soal Ramadan kita tutup THM. Saya pastikan itu akan kami keluarkan edarannya untuk memastikan jangan sampai ada yang membuka,” tegasnya, Selasa (17/2/2026).

Ia mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan dengan pahala berlipat ganda.

Karena itu, masyarakat diajak memanfaatkan momentum tersebut dengan memperbanyak amal ibadah dan menjaga ketertiban umum.

Munafri juga mengimbau generasi muda agar tidak mengisi Ramadan dengan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenangan dan ketertiban lingkungan.
Safari Ramadan Tetap Berjalan

Meski ada penyesuaian terhadap operasional tempat hiburan, aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal selama Ramadan. Munafri memastikan agenda Safari Ramadan tetap dilaksanakan seperti biasa.

“Kegiatan kita tetap berjalan. Ada Safari Ramadan, turun ke wilayah-wilayah untuk menyampaikan program kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Safari Ramadan akan berjalan sesuai jadwal yang disusun Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bersama para camat dan lurah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Ahmad Hendra, menyampaikan bahwa momentum Ramadan dan Nyepi menjadi ruang refleksi, pengendalian diri, serta penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan kebhinekaan yang menjadi kekuatan Kota Makassar.

Menurutnya, kepatuhan pengelola tempat hiburan bukan sekadar ketaatan administratif, melainkan kontribusi nyata dalam menjaga harmoni sosial dan ketertiban umum.

“Kebijakan ini bukan hanya soal penegakan aturan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha pariwisata, agar bersama-sama menjaga suasana kondusif selama momen keagamaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sebagai kota yang bergerak menuju visi Makassar MULIA (Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan), sektor pariwisata dan ekonomi kreatif harus tumbuh secara beretika dan selaras dengan norma sosial masyarakat.

“Kita ingin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tumbuh dengan tetap menghormati nilai keagamaan dan budaya lokal, sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai destinasi yang berkelas dan beradab,” tutupnya.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Makassar berharap suasana Ramadan dan peringatan Nyepi tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, tanpa mengganggu iklim usaha pariwisata di Kota Makassar. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…

4 jam ago

Kaswadi Siap Sambut Konsolidasi Golkar di Soppeng, Target Perkuat Soliditas Jelang Musda

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…

5 jam ago

Usman Marham Ajak Kader Jaga Solidaritas Jelang Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…

9 jam ago

178 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Pemkot Makassar Utamakan Pendekatan Humanis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…

10 jam ago

Munafri Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pemkot Siap Dukung Penuh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…

11 jam ago

DPRD Soroti Praktik Parsial Anggaran, Minta Pemprov Sulsel Perkuat Transparansi APBD

MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…

14 jam ago

This website uses cookies.