SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Panca Rijang, Selasa malam (10/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sidrap yang digelar untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Safari Ramadan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai program pembangunan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para asisten, staf ahli bupati, kepala bagian Sekretariat Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, para sekretaris dinas, camat, para kepala bidang, ASN Kecamatan Panca Rijang, serta jemaah yang memadati Masjid Nurul Iman.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa masyarakat saat ini telah memasuki malam ke-21 Ramadan yang menjadi bagian dari sepuluh malam terakhir yang penuh keberkahan.
Pada kesempatan tersebut, ia kembali mengajak masyarakat untuk mengutamakan berbelanja di wilayah Kabupaten Sidrap agar perputaran ekonomi tetap terjadi di daerah sendiri.
Menurutnya, kebiasaan berbelanja di daerah sendiri akan membantu menggerakkan ekonomi masyarakat dan mendukung para pelaku usaha lokal.
“Tidak perlu belanja di luar Sidrap. Yang di wilayah Panca Rijang belanjanya di Pasar Rappang saja, di Tanru Tedong saja, di Pangkajene saja,” ujar Syaharuddin.
“Supaya uang yang kita dapat di kampung sendiri bisa kita nikmati oleh keluarga kita sendiri,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kondisi Masjid Nurul Iman yang dinilai tertata dengan baik serta memiliki banyak jemaah dari kalangan anak-anak.
Menurutnya, kehadiran banyak anak-anak di masjid menjadi tanda bahwa kegiatan keagamaan di lingkungan tersebut berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, masjidnya sangat bagus, penataan masjidnya bagus, bersih. Ini salah satu masjid yang jemaah anak-anaknya banyak, berarti tanda-tanda kemakmuran,” tuturnya.
Syaharuddin juga mengingatkan para orang tua untuk terus menjaga dan membimbing anak-anak dengan mendekatkan mereka pada nilai-nilai agama dan pendidikan.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif lingkungan.
“Saya pesan kepada ibu-ibu jemaah, tolong dijaga anak-anak kita, dekatkan mereka dengan agama, dengan ilmu. Kita harus cegah anak-anak kita dari pengaruh lingkungan yang negatif,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga menyampaikan rencana pembentukan panitia pembangunan dan kemakmuran masjid agar aktivitas keagamaan di lingkungan masyarakat semakin meningkat.
Ia berharap keberadaan panitia tersebut nantinya dapat mendorong semakin banyak masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk aktif di masjid.
“Tahun ini kita akan buat panitia pembangunan dan kemakmuran masjid, supaya anak-anak kita semakin banyak ke masjid,” katanya.
Di akhir sambutannya, Syaharuddin turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Sidrap atas dukungan yang diberikan selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama wakil bupati.
Ia menyebut berbagai program pembangunan terus dilakukan secara bertahap di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi dan infrastruktur.
Menurutnya, sejumlah perubahan positif mulai terlihat di beberapa wilayah, termasuk di Kecamatan Panca Rijang yang menunjukkan perkembangan di sektor pertanian dan perdagangan.
“Alhamdulillah, sudah ada sedikit hal yang berbeda di Kecamatan Panca Rijang, terutama di pendidikan, kesehatan, ekonomi pertanian, dan perdagangan. Pasar Rappang sudah ramai, pertanian di Macorawalie sudah bagus,” jelasnya.
Syaharuddin menambahkan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidrap juga menurunkan pajak Pasar Rappang sebesar 50 persen guna mendorong aktivitas perdagangan masyarakat.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan serta memperhatikan tata lingkungan di wilayah Panca Rijang, khususnya di Kelurahan Macorawalie.



Komentar