Trotoar id, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (13/3).
Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi awak media.
“Benar, [Bupati] Cilacap,” ujar Fitroh, Jumat (13/3).
Meski demikian, Fitroh belum merinci perkara yang melatarbelakangi operasi senyap tersebut. Ia juga belum mengungkap jumlah pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
Para pihak yang terjaring dalam operasi itu saat ini masih berstatus sebagai terperiksa. Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, diketahui merupakan politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia lahir di Cilacap pada 30 November 1985.
Dalam Pemilihan Bupati Cilacap, Syamsul maju dengan dukungan sejumlah partai politik, yakni Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, serta Partai Solidaritas Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Syamsul Auliya Rachman terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK tersebut.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…
This website uses cookies.