Gubernur Maluku Utara

PSBM XXVI Jadi Panggung Konsolidasi Ekonomi, Gubernur Maluku Utara Tawarkan Peluang Investasi Peternakan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 27 Maret 2026 16:53

PSBM XXVI Jadi Panggung Konsolidasi Ekonomi, Gubernur Maluku Utara Tawarkan Peluang Investasi Peternakan

MAKASSAR, Trotoar.id — Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar di Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026), kembali menegaskan perannya sebagai panggung strategis dalam konsolidasi ekonomi nasional.

Forum tahunan yang diinisiasi oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konkret untuk mempertemukan pelaku usaha, pejabat negara, hingga kepala daerah dalam membangun kolaborasi dan membuka peluang investasi.

Salah satu sorotan dalam perhelatan tersebut adalah kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, yang secara terbuka menawarkan peluang investasi kepada para saudagar Bugis Makassar, khususnya di sektor peternakan.

Dalam paparannya, Sherly mengungkapkan bahwa kebutuhan daging ayam di Maluku Utara masih jauh dari kata cukup jika dibandingkan dengan kapasitas produksi lokal.

“Kami membutuhkan sekitar 25 ribu ton daging ayam per tahun, namun saat ini baru mampu dipenuhi sekitar 20 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuka peluang pasar yang sangat besar, dengan kekurangan pasokan mencapai sekitar 20 ribu ton per tahun yang selama ini masih dipenuhi dari luar daerah.

Menurut Sherly, celah ini menjadi kesempatan emas bagi para pelaku usaha, khususnya saudagar Bugis Makassar yang dikenal memiliki jejaring bisnis kuat di sektor perdagangan dan distribusi.

“Saya mengajak para saudagar Bugis untuk datang ke Maluku Utara dan melihat langsung potensi bisnis yang ada, terutama di sektor peternakan,” tambahnya.

Tak hanya menawarkan peluang ekonomi, kehadiran Sherly juga membawa nuansa emosional yang kuat. Ia mengungkapkan bahwa Makassar memiliki ikatan historis dalam perjalanan hidup keluarganya.

“Ayah saya lahir dan besar di Makassar, sekolah di Makassar, dan memulai bisnisnya di Makassar,” kenangnya.

Ia menilai, kedekatan emosional tersebut menjadi modal penting dalam membangun kerja sama antara Maluku Utara dan Sulawesi Selatan, yang tidak hanya berbasis ekonomi, tetapi juga sejarah dan budaya.

Sementara itu, pelaksanaan PSBM XXVI kembali menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan masyarakat Bugis Makassar tetap menjadi kekuatan utama dalam mendorong kolaborasi lintas sektor dan wilayah.

Forum ini diharapkan mampu melahirkan kerja sama konkret yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat konektivitas bisnis antarwilayah di Indonesia. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Politik15 Agustus 2026 23:08
IAS Batasi Usia Pengurus Perempuan Golkar Sulsel, 80 Kader Muda Disiapkan Isi Struktur Baru
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan baru Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai memperlihatkan wajah yan...
Politik15 Agustus 2026 21:11
IAS: Usman Marham dan Amirullah Nur Bersaing Jadi Bendahara Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Perebutan posisi strategis dalam struktur baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai mengerucut. Dua nama disebut masuk ...
Daerah15 Agustus 2026 20:47
Satu Bulan Satu Buku, Luwu Menyalakan Mesin Literasi dari Bangku Sekolah
LUWU, Trotoar.id — Di tengah derasnya arus informasi yang setiap hari memenuhi layar telepon genggam, Pemerintah Kabupaten Luwu memilih kembali mene...
Politik15 Agustus 2026 20:14
Adnan Purichta Ichsan Dikabarkan Kembali ke Demokrat, Ni’matullah: Saya Juga Dengar Demikian
MAKASSAR, Trotoar.id — Peta politik Sulawesi Selatan kembali diramaikan kabar kembalinya mantan Bupati Gowa dua periode, Adnan Purichta Ichsan Yasin...