MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memastikan Pemerintah Provinsi Sulsel tengah melakukan penanganan darurat pada ruas Jalan Poros Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, yang mengalami kerusakan parah.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang menjadi salah satu titik kemacetan harian, khususnya pada jalur strategis yang menghubungkan Makassar dengan Moncongloe.
“Untuk sementara kita lakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap bisa dilalui. Ini penting karena lalu lintas harian di ruas tersebut cukup tinggi,” ujar Andi Sudirman, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga :
Ia menjelaskan, perbaikan permanen jalan tersebut telah direncanakan dan masuk dalam Paket 6 Multiyears Project (MYP) Pemprov Sulsel yang saat ini masih dalam proses lelang.
Paket pekerjaan tersebut mencakup pembangunan talud hingga pengaspalan jalan secara menyeluruh, termasuk peningkatan kualitas infrastruktur pendukung.
Namun demikian, Gubernur menegaskan bahwa seluruh tahapan harus mengikuti prosedur administrasi pemerintahan yang berlaku.
“Mohon kepada seluruh warga agar bersabar karena tertib administrasi menjadi persyaratan mutlak dalam pemerintahan, mulai dari penganggaran 2025, lelang awal tahun, hingga pelaksanaan pekerjaan setelah ada pemenang,” jelasnya.
Diketahui, kondisi infrastruktur di wilayah Moncongloe saat ini cukup memprihatinkan. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan berat, terutama di sekitar area SPBU yang kerap tergenang air akibat minimnya sistem drainase, termasuk saluran utama.
Untuk penanganan tahun ini, Pemprov Sulsel merencanakan perbaikan sepanjang kurang lebih 18 kilometer, mencakup jalur BTP Makassar hingga Benteng Gajah.
Fokus pekerjaan tidak hanya pada pengaspalan jalan, tetapi juga pembangunan sistem drainase guna mencegah genangan air yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
Dengan penanganan darurat yang tengah berjalan serta rencana perbaikan permanen melalui proyek multiyears, diharapkan akses transportasi di kawasan tersebut dapat kembali lancar dan mendukung mobilitas masyarakat secara optimal.




Komentar