Pemprov Sulsel

Utamakan Kepentingan Anak, UPT PPA Sulsel Kawal Dugaan TPPO Bayi di Makassar Meski Laporan Dicabut

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 30 Maret 2026 11:06

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
9 / 100 Skor SEO

MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Provinsi Sulawesi Selatan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) terus mengawal penanganan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap seorang bayi yang terjadi di Kota Makassar.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan terkait dugaan penjualan bayi oleh ibu kandungnya sendiri. Dari tiga anak dalam keluarga tersebut, hanya bayi yang diduga menjadi korban TPPO, sementara dua anak lainnya tidak terkait dalam dugaan tindak pidana tersebut.

Kepala UPT PPA DP3A Dalduk KB Sulsel, Yessy Yoanna Ariestiani, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima informasi awal dengan melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan keselamatan anak.

“Kami menerima informasi terkait dugaan penjualan salah satu anak, yaitu bayi, oleh ibu kandungnya di Makassar. Sejak itu, kami langsung melakukan langkah penanganan terpadu,” ujar Yessy, Senin (30/3/2026).

Baca Juga  Dorong Ekonomi Berbasis Budaya, Fatmawati Rusdi Perkuat Posisi Tenun Lipa Sabbe Sidrap

Dalam proses penanganan, UPT PPA Sulsel berkoordinasi intensif dengan Tim PPA PPO Polda Sulsel serta UPTD PPA Kota Makassar guna menyamakan langkah dalam penanganan kasus yang sensitif tersebut.

Hasil koordinasi tersebut membuahkan tindakan cepat. Pada Kamis (26/3/2026), Tim PPA PPO Polda Sulsel berhasil mengamankan seorang bayi laki-laki berusia empat bulan dari wilayah Kabupaten Jeneponto dan membawanya ke Makassar untuk penanganan lebih lanjut.

Tidak hanya itu, terlapor berinisial M yang merupakan ibu kandung bayi tersebut turut diamankan dan dibawa ke Posko PPO Polda Sulsel guna menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian.

Selanjutnya, UPT PPA Provinsi Sulsel bersama UPTD PPA Kota Makassar melakukan penjangkauan langsung ke kediaman pelapor berinisial A, yang merupakan ayah kandung dari ketiga anak tersebut, guna memastikan kondisi psikologis serta kelayakan lingkungan pengasuhan.

Baca Juga  Kepala BPK Berganti, Ini Pesan Plt Gubernur ASS

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh anak mendapatkan perlindungan maksimal, termasuk jaminan hak tumbuh kembang, keamanan, serta lingkungan yang layak sesuai prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

Dalam perkembangan kasus, pihak keluarga mengambil keputusan untuk mencabut laporan yang sebelumnya diajukan. Keputusan tersebut diambil oleh pelapor dengan pertimbangan bahwa seluruh anak telah kembali dan kini berada dalam pengasuhan dirinya sebagai ayah kandung.

Diketahui, anak pertama berusia empat tahun sebelumnya memang berada bersama ayahnya, sementara anak kedua yang berusia dua tahun sempat diasuh oleh neneknya dari pihak ibu. Kini, setelah bayi berhasil diamankan, ketiga anak tersebut telah berkumpul kembali dalam satu pengasuhan keluarga.

Meski laporan telah dicabut, UPT PPA Sulsel menegaskan bahwa pendampingan tidak akan dihentikan. Pengawasan dan intervensi tetap dilakukan untuk memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi serta mencegah potensi risiko di masa mendatang.

Baca Juga  Ekonomi Sulsel Tumbuh 6,88 Persen di Triwulan I 2026, Ditopang Sektor Strategis dan Belanja Pemerintah

“Pendampingan tetap kami lakukan secara berkelanjutan, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan pihak terkait lainnya, agar ketiga anak ini mendapatkan perlindungan optimal,” tegas Yessy.

Ia menambahkan, penanganan kasus ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan agar setiap kasus yang melibatkan anak selalu mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

UPT PPA Sulsel juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan dugaan kekerasan atau eksploitasi terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekitar.

“Peran aktif masyarakat sangat penting. Kami siap memberikan pendampingan dan perlindungan demi menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak di Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Oktober 2026 22:10
Peringati HUT ke-62, Golkar Sulsel Gelar Donor Darah di Pesta Rakyat, Targetkan 100 Kantong
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Memeriahkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD I...
Daerah22 Oktober 2026 16:51
Viral Bayi Nakla, Pemkab Bulukumba Pastikan Perhatian dan Pendampingan bagi Keluarga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO BULUKUMBA, Trotoar.id — Kondisi bayi Nakla yang tengah menjalani perawatan medis setelah mengalami sak...
Metro30 Maret 2026 11:06
Utamakan Kepentingan Anak, UPT PPA Sulsel Kawal Dugaan TPPO Bayi di Makassar Meski Laporan Dicabut
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi peker...
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemu...