Pemda Sidrap

Kopi dan Perubahan Mindset, Strategi Sidrap Jaga Ekologi Sekaligus Dongkrak Ekonomi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 01 April 2026 14:36

Kopi dan Perubahan Mindset, Strategi Sidrap Jaga Ekologi Sekaligus Dongkrak Ekonomi

Sidrap, Trotoar.id — Pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini tidak lagi semata berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan ekologi dan mitigasi bencana.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa perluasan kebun kopi di wilayah pegunungan merupakan langkah strategis yang menggabungkan kepentingan ekonomi kerakyatan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kopi yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (31/3/2026).

Rakor tersebut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Koperasi UKM Nakertrans Adli Lukman, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muhammad Fajri Salman, serta Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Gazali.

Hadir pula para kepala desa dari wilayah pengembangan kopi, kelompok tani, serta penyuluh pertanian lapangan.

Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sektor perkebunan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan dan program, tetapi juga oleh kesiapan mental dan perubahan pola pikir masyarakat.

“Di tanah yang subur ini, kita harus mengubah cara pandang untuk menanam dan berkebun secara lebih serius. Kita sudah mulai dan sudah ada hasil, tetapi kualitas dan kuantitas produksi harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kopi bukan sekadar tanaman, melainkan komoditas unggulan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Namun demikian, ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan antara potensi lahan yang tersedia dengan realisasi usulan dari petani.

Saat ini, Kabupaten Sidrap memiliki kuota pengembangan kopi robusta hingga 10.000 hektare, tetapi baru sekitar 250 hektare yang diusulkan secara resmi.

“Kita harus meningkatkan produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya minta para petani memanfaatkan peluang ini dengan mengajukan kebutuhan dan kendala yang dihadapi,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi, pengembangan kopi di wilayah pegunungan juga dinilai memiliki manfaat ekologis yang signifikan.

Tanaman kopi diharapkan mampu memperkuat struktur tanah di kawasan lereng, sehingga dapat mengurangi risiko bencana seperti tanah longsor.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura, Gazali, melaporkan bahwa pada tahun 2025 Kabupaten Sidrap telah memperoleh alokasi pengembangan kopi robusta seluas 250 hektare.

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah mengusulkan bantuan bibit kopi robusta untuk pengembangan lahan hingga 5.000 hektare.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Syaharuddin menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung program pengembangan kopi di daerahnya.

“Saya akan memimpin langsung pengembangan kopi di Sidrap. Kita harus bekerja sama agar potensi besar kopi robusta ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dalam rakor tersebut, para peserta juga membahas berbagai strategi teknis pengembangan kopi, mulai dari penyediaan bibit unggul, peningkatan kapasitas petani, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi produk kopi lokal Sidrap.

Melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek ekonomi dan ekologi, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis komoditas kopi dapat menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut. (*)

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah18 Mei 2026 22:03
Pemkab Sidrap Raih Dua Penghargaan Literasi dan Kearsipan Tingkat Provinsi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) meraih dua penghargaan sekaligus dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provin...
Metro18 Mei 2026 21:59
Satgas Drainase Diterjunkan, Genangan di Sejumlah Ruas Jalan Makassar Berhasil Surut
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Minggu malam (17/5/2026) hingga Senin sore (18/5/2026) sempat menyebabkan gena...
Metro18 Mei 2026 20:11
Munafri Dorong Transportasi Massal Modern, Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka peluang pengembangan transportasi umum massal berbasis skema Buy The Service (...
Daerah18 Mei 2026 20:05
Bupati Sidrap Turun Sawah, Panen Raya di Desa Lise Capai 9,1 Ton per Hektare
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung ke sawah mengikuti panen raya bersama petani di Desa Lise,...