Sidrap, Trotoar.id — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meninjau langsung pengembangan peternakan itik dengan sistem kandang kering di kawasan Danau Sidenreng, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa (31/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, serta Wakil Bupati Nurkanaah.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan peternakan rakyat berbasis potensi lokal.
Baca Juga :
Salah satu inovasi yang ditampilkan adalah pemanfaatan ikan sapu-sapu (ikan tokke) dan eceng gondok sebagai bahan baku pakan ternak.
Inovasi ini dinilai mampu mengubah sumber daya yang sebelumnya kurang bernilai, bahkan dianggap sebagai gangguan lingkungan, menjadi komoditas produktif.
Bupati Syaharuddin menjelaskan bahwa pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai pakan ternak merupakan bentuk inovasi berbasis potensi lokal yang terus didorong pemerintah daerah.
“Dulu ikan sapu-sapu ini dianggap sebagai hama di sektor perikanan. Namun setelah masyarakat mendapat bantuan bebek, kami dorong agar ikan ini dimanfaatkan menjadi pakan. Begitu pula dengan eceng gondok yang selama ini banyak tumbuh di sekitar danau,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi turut mempraktikkan langsung proses pengolahan ikan sapu-sapu dan eceng gondok menjadi pakan itik.
Ia juga meninjau kondisi kandang serta ikut memanen telur itik bersama peternak.
Fatmawati menilai, sistem peternakan itik dengan kandang kering tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya bagi warga di sekitar Danau Sidenreng.
“Ini bukan hanya soal beternak, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan nilai ekonomi tambahan dari potensi yang ada di sekitarnya,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Watang Sidenreng Andi Saipullah, Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Haris Alimin, Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan Andi Bustami, Kabid Perikanan Muhammad Irzul, Kepala Desa Mojong, serta sejumlah undangan lainnya.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang terus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal guna menciptakan usaha produktif yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)



Komentar