SIDRAP, Trotoar.id — Semangat dan antusiasme mewarnai penutupan Festival Prestasi Pelajar Season 2 yang digelar di UPT SMA Negeri 9 Sidenreng Rappang, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, Sabtu (4/4/2026).
Moto inspiratif “Siapa Pun Bisa Menjadi Apa Pun” menggema sepanjang kegiatan yang diikuti pelajar dari Kecamatan Pitu Riase, Pitu Riawa, dan Dua Pitue.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidrap, Mahluddin, yang hadir mewakili Bupati Sidenreng Rappang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa moto tersebut merupakan pesan yang kerap digaungkan Bupati untuk memotivasi generasi muda agar berani bermimpi dan meraih prestasi.
“Ini adalah pesan yang selalu disampaikan Bapak Bupati di berbagai kesempatan, agar generasi muda tidak ragu untuk bercita-cita dan terus berusaha mencapainya,” ujar Mahluddin.
Ia menambahkan, sosok Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, dapat menjadi teladan bagi para pelajar. Berangkat dari latar belakang sederhana sebagai anak petani, Syaharuddin dinilai mampu membuktikan bahwa kerja keras dan tekad dapat mengantarkan seseorang meraih kesuksesan.
“Beliau adalah contoh nyata bahwa dengan tekad dan kerja keras, siapa pun bisa meraih apa yang dicita-citakan,” tambahnya.
Mahluddin juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus memberikan dukungan serta bimbingan kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
“Tolong bimbing anak-anak kita dengan baik, karena mereka yang akan menentukan masa depan kita,” tuturnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan keluarga besar UPT SMA Negeri 9 Sidrap atas suksesnya penyelenggaraan festival yang dinilai menjadi wadah positif bagi pelajar, khususnya di wilayah pelosok, untuk menyalurkan bakat dan minat mereka.
Acara penutupan turut dihadiri Ketua MKKS SMA/SMK Kabupaten Sidrap, pengurus PGRI, unsur Forkopimcam, serta jajaran kepala sekolah di wilayah tersebut.
Festival Prestasi Pelajar Season 2 ini telah berlangsung sejak 31 Maret 2026 dengan menghadirkan berbagai lomba dan pertandingan, di antaranya bola voli, sepak bola mini, mobile legends, cerdas cermat, scrabble, hingga lomba seni mural.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi ruang pengembangan potensi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya prestasi dari daerah. (*)




Komentar