JAKARTA, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kategori Outstanding Province in Multi-Years Infrastructure Development.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang National Governance Awards 2026 yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Jumat (24/4/2026) malam, sebagai rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah 2026.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar, sebagai bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang dinilai berhasil menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak nyata.
Baca Juga :
Ajang ini menjadi simbol pengakuan atas keberhasilan daerah dalam mengoptimalkan otonomi untuk mendorong pembangunan berbasis kolaborasi, transparansi, dan inovasi.
Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah Sulsel meraih penghargaan sebagai provinsi unggulan di bidang pembangunan infrastruktur. Ini tidak lepas dari program Multiyears Project yang menjadi bukti nyata komitmen menghadirkan pembangunan berkeadilan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh tim Pemprov Sulsel atas dedikasi dalam mendorong pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras. Apa yang kita lakukan hari ini untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Diketahui, penghargaan ini tidak lepas dari keberhasilan program Multiyears Project (MYP) 2025–2027 senilai Rp3,7 triliun yang digagas Andi Sudirman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp2,5 triliun dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan jalan kewenangan provinsi dengan target lebih dari 1.000 kilometer dalam setengah masa kepemimpinan melonjak signifikan dibanding capaian sebelumnya yang berkisar 500 kilometer.
Selain itu, Rp780 miliar difokuskan untuk pembangunan jaringan irigasi seluas 54.000 hektare guna memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Sementara Rp500 miliar lainnya dialokasikan untuk pembangunan dua rumah sakit regional di wilayah selatan dan utara Sulawesi Selatan, sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan yang merata.
Dengan capaian tersebut, program MYP dinilai menjadi salah satu motor utama percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.




Komentar