Musim Haji

Ribuan Jamaah Haji Lansia Mulai Masuk Madinah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 25 April 2026 08:19

Ribuan Jamaah Haji Lansia Mulai Masuk Madinah

MADINAH, Trotoar.id — Arus kedatangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama terus memadati Madinah.

Hingga Jumat pagi, 24 April 2026 Waktu Arab Saudi, tercatat 35 kloter telah mendarat dengan total 13.686 jamaah dan ribuan di antaranya merupakan kelompok rentan.

Data menunjukkan, sebanyak 2.720 jamaah masuk kategori lanjut usia (lansia), angka yang langsung menjadi tantangan besar bagi kesiapan layanan di bandara hingga akomodasi.

Kepala PPIH Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, mengakui fokus utama kini tertuju pada penanganan jamaah lansia dan disabilitas yang membutuhkan perhatian ekstra setelah perjalanan panjang.

“Fokus kami membantu mobilitas jamaah lansia dan disabilitas,” ujarnya.

Lonjakan jumlah lansia ini bukan tanpa risiko. Perjalanan udara belasan jam membuat kondisi fisik jamaah menjadi perhatian serius, sehingga setiap kedatangan harus melalui pengawasan ketat tim kesehatan.

PPIH Arab Saudi pun disiagakan penuh di bandara untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap jamaah yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan.

“Kalau ada yang tidak sehat, langsung diperiksa tim kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan,” tegas Basir.

Sementara itu, kloter terbaru yang tiba berasal dari Medan, tergabung dalam KNO 03 dengan total 356 jamaah, termasuk 78 lansia jumlah yang kembali menegaskan tingginya proporsi kelompok rentan dalam gelombang awal ini.

Setelah melalui proses imigrasi dan verifikasi data, jamaah langsung diberangkatkan menuju hotel Shaza Regency Plaza Al Madinah menggunakan bus yang telah disiapkan.

Namun di tengah kelancaran prosedur tersebut, sorotan kini mengarah pada konsistensi layanan di lapangan.

Tingginya jumlah lansia menuntut kesiapan ekstra bukan hanya di bandara, tetapi juga selama masa tinggal di Madinah.

Gelombang awal ini menjadi ujian nyata: apakah sistem pelayanan haji mampu mengimbangi lonjakan jamaah rentan, atau justru berpotensi kewalahan menghadapi tekanan di fase-fase berikutnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Mei 2026 18:41
Harkitnas 2026, Pemprov Sulsel Hidupkan Memori Kolektif di Tengah Tantangan Zaman
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 bukan sekadar seremoni ...
Metro21 Mei 2026 18:34
Pemprov Sulsel Keluarkan ‘Alarm Disiplin’, ASN Pelaku Kekerasan Terancam Sanksi Tegas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah tegas dalam merespons isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melal...
Metro21 Mei 2026 18:31
Duka Pangkep Berbuah Kebijakan: Gubernur Sulsel Jamin Masa Depan Anak Korban Kapal Tenggelam
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tragedi tenggelamnya kapal di perairan Pangkep pada Desember 2025 tidak hanya menyisakan luka, tetapi juga memicu respons keb...
Metro21 Mei 2026 18:28
Sekda Sulsel Dorong Reformasi Total ASN
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menanamkan arah baru reformasi birokrasi sejak level paling awal. Sekretaris Daera...