Pemkot Makassar

Ground breaking Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Baru Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 28 April 2026 12:38

Ground breaking Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Baru Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kota Makassar terus menunjukkan geliat pertumbuhan ekonomi yang signifikan seiring meningkatnya pembangunan dan masuknya investasi swasta.

Salah satu indikator nyata ditandai dengan dimulainya pengembangan kawasan mixed-use Mal Ratu Indah melalui seremoni ground breaking yang digelar pada Selasa (28/4/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menyampaikan apresiasi atas dimulainya proyek tersebut. Ia menilai, pengembangan kawasan ini akan memberikan dampak positif yang luas, khususnya bagi masyarakat Kota Makassar.

“Pada hari ini kita menyaksikan sebuah proses pembangunan di Kota Makassar yang tentu akan memberikan banyak manfaat, khususnya bagi warga kota ini,” ujarnya.

Menurut Appi, proyek pengembangan Mal Ratu Indah merupakan bagian dari investasi strategis sektor swasta yang akan memperkuat posisi Makassar sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi progresif.

Ia menegaskan bahwa peningkatan investasi akan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh agar proyek tersebut dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Saya berharap proyek ini bisa cepat selesai sesuai target. Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan maksimal agar pembangunan ini segera terealisasi,” katanya.

Appi juga menyoroti potensi besar penyerapan tenaga kerja dari kehadiran kawasan komersial modern tersebut.

Menurutnya, pembangunan pusat perbelanjaan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Ia menggambarkan dinamika aktivitas Kota Makassar yang kian padat, terutama pada hari kerja.

Jumlah penduduk yang pada malam hari berkisar 1,4 juta jiwa meningkat hingga sekitar 2 juta jiwa pada siang hari akibat mobilitas pekerja dari daerah penyangga.

Selain itu, pada akhir pekan, Makassar menjadi tujuan masyarakat dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan untuk berbelanja dan menikmati hiburan.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa Makassar adalah kota yang sangat dinamis. Kehadiran pusat perbelanjaan seperti ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat, baik untuk berbelanja maupun rekreasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Appi juga menegaskan bahwa Pemkot Makassar telah menerapkan sistem perizinan satu pintu yang transparan dan profesional, tanpa praktik percaloan.

“Kami memastikan seluruh proses perizinan dilakukan secara terbuka dan profesional, tanpa ada ruang bagi praktik perantara,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pengelola memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk ikut berkembang di dalam kawasan tersebut.

“Minimal harus ada ruang bagi UMKM kita agar mereka bisa menjadi bagian dari ekosistem ekonomi di mall ini,” tambahnya.

Appi turut mengulas sejarah Mal Ratu Indah sebagai salah satu pusat perbelanjaan pertama dan ikon Kota Makassar pada masanya.

Ia menilai pengembangan kawasan ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut sekaligus menciptakan destinasi baru di kota.

“Dengan lokasi yang strategis dan luas kawasan sekitar 3 hektare, ini akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Makassar,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kalla Group atas komitmennya dalam berinvestasi dan berkontribusi terhadap pembangunan Kota Makassar.

Lebih lanjut, Appi memaparkan capaian realisasi investasi Kota Makassar sepanjang tahun 2025 yang mencapai Rp5,29 triliun. Nilai tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp4,15 triliun atau 78,57 persen, serta Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,13 triliun atau 21,43 persen.

Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp3,82 triliun, atau tumbuh sekitar 38,48 persen.

“Sektor dominan meliputi perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, disusul perdagangan dan reparasi, serta transportasi dan telekomunikasi.

Ini menunjukkan bahwa pengembangan kawasan mixed-use seperti Mal Ratu Indah sangat relevan dengan tren investasi di Makassar,” paparnya.

Ia menambahkan, investasi yang masuk juga telah memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja, dengan puluhan ribu tenaga kerja terserap sepanjang tahun 2025.

Menurut Appi, pengembangan kawasan mixed-use ini sejalan dengan visi besar Pemerintah Kota Makassar, yakni Makassar MULIA (Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).

“Proyek ini bukan hanya menghadirkan ruang ekonomi baru, tetapi juga menjadi simbol modernisasi kota yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia pun berharap pembangunan kawasan tersebut tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta tata ruang kota agar dapat menjadi ikon baru Makassar yang berdaya saing global.

“Kita ingin kawasan ini menjadi simbol pertumbuhan ekonomi sekaligus wajah baru Kota Makassar di masa depan,” tutupnya. (*)

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional28 April 2026 14:05
Presiden Prabowo Subianto Pastikan Investigasi dan Perbaikan Sistem Perlintasan KA Usai Insiden Bekasi
BEKASI, Trotoar.id — Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh sekaligus mempercepat pembenahan s...
Daerah28 April 2026 14:03
Pemkab Sidrap Optimalkan APBN 2026 untuk Penguatan Infrastruktur Irigasi Pertanian
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui optimalisasi dukungan Anggar...
Daerah28 April 2026 14:00
Perkuat Sinergi, Bupati Sidrap Terima Kunjungan Kepala KPP Pratama Parepare
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratam...
Nasional28 April 2026 13:57
Pagi Hari, Presiden Prabowo Subianto Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi
BEKASI, Trotoar.id — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD Bekasi, Selasa p...