Pemprov Sulsel

Warga Sulsel Korban Perompak, di Somalia, Gubernur Sulsel: Kita Koordinasikan dengan Kementerian Terkait

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 28 April 2026 16:17

Warga Sulsel Korban Perompak, di Somalia, Gubernur Sulsel: Kita  Koordinasikan dengan Kementerian Terkait

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait seorang warganya yang menjadi korban penyanderaan di perairan Somalia.

Korban diketahui bernama Ashari Samadikun (33), seorang pelaut asal Kabupaten Gowa yang bekerja sebagai kapten kapal tanker Honour 25 berbendera Uni Emirat Arab. Ia dilaporkan disandera saat berlayar dari Oman sejak 21 April 2026.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa pihaknya telah menghubungkan keluarga korban dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia serta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami telah menyambungkan keluarga korban dengan pihak Kementerian P2MI dan Kementerian Luar Negeri. Ini terus kami monitor perkembangannya,” ujar Andi Sudirman, Selasa (28/4/2026).

Sebagai tindak lanjut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel, Jayadi Nas, mengunjungi langsung kediaman keluarga korban di Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Senin (27/4/2026) malam.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pendampingan kepada keluarga sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi.

Bahkan, pihak keluarga difasilitasi untuk berkomunikasi langsung dengan Wakil Menteri P2MI guna memperoleh informasi terkini terkait kondisi korban.

“Semalam kami berkunjung ke kediaman keluarga korban. Atas arahan Bapak Gubernur, kami bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” jelas Jayadi.

Berdasarkan informasi keluarga, korban telah disandera selama sekitar sepekan.

Saat kejadian, ia tengah menakhodai kapal tanker yang mengangkut muatan minyak dari wilayah Uni Emirat Arab menuju Somalia.

Pada pelayaran sebelumnya, kapal tersebut mendapat pengawalan keamanan.

Namun pada pelayaran terakhir, kapal tidak lagi dikawal sehingga diduga menjadi celah terjadinya aksi perompakan.

Jayadi mengungkapkan, terdapat 18 awak kapal yang ikut disandera, dengan empat di antaranya merupakan warga negara Indonesia, termasuk satu orang asal Sulawesi Selatan.

Meski demikian, korban dilaporkan masih dapat berkomunikasi dengan keluarga dan dalam kondisi selamat.

Pemerintah pusat saat ini terus melakukan upaya diplomasi dengan otoritas terkait di kawasan perairan internasional.

“Kehadiran kami untuk memastikan bahwa pemerintah hadir dan terus berupaya berkoordinasi agar ada mediasi sehingga korban dapat dilepaskan dengan selamat,” tambahnya.

Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sembari terus berharap agar korban segera dibebaskan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu perkembangan resmi dari pemerintah terkait kasus ini. (*)

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Mei 2026 18:41
Harkitnas 2026, Pemprov Sulsel Hidupkan Memori Kolektif di Tengah Tantangan Zaman
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 bukan sekadar seremoni ...
Metro21 Mei 2026 18:34
Pemprov Sulsel Keluarkan ‘Alarm Disiplin’, ASN Pelaku Kekerasan Terancam Sanksi Tegas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah tegas dalam merespons isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melal...
Metro21 Mei 2026 18:31
Duka Pangkep Berbuah Kebijakan: Gubernur Sulsel Jamin Masa Depan Anak Korban Kapal Tenggelam
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tragedi tenggelamnya kapal di perairan Pangkep pada Desember 2025 tidak hanya menyisakan luka, tetapi juga memicu respons keb...
Metro21 Mei 2026 18:28
Sekda Sulsel Dorong Reformasi Total ASN
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menanamkan arah baru reformasi birokrasi sejak level paling awal. Sekretaris Daera...