MAKASSAR, Trotoar.id — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan melalui sekretariatnya menggelar rapat koordinasi rutin bersama jajaran sekretariat Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (29/04/2026).
Rapat ini menjadi forum strategis dalam memperkuat kinerja kelembagaan sekaligus mematangkan persiapan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel, Awaluddin Mustafa, didampingi para kepala bagian (kabag) serta jajaran staf sekretariat.
Baca Juga :
Dalam arahannya, Awaluddin menegaskan bahwa koordinasi yang intensif antar sekretariat menjadi faktor kunci dalam memastikan fungsi pendukung organisasi berjalan secara optimal.
“Sekretariat adalah tulang punggung organisasi. Sinkronisasi dan koordinasi yang kuat menjadi syarat mutlak agar dukungan administrasi dan teknis mampu mengakselerasi realisasi program kerja secara efektif dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran sekretariat tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis dalam memastikan seluruh program kelembagaan dapat berjalan sesuai perencanaan.
Lebih lanjut, Awaluddin mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam mendukung fungsi pengawasan pemilu.
“Keberhasilan lembaga tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi juga dari sejauh mana kita menjaga integritas dalam pelayanan serta konsistensi dalam profesionalitas,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh jajaran sekretariat di 24 kabupaten/kota memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga marwah lembaga serta kualitas demokrasi.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas sejumlah agenda strategis, salah satunya progres persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang menjadi instrumen penting dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Selain itu, penguatan administrasi kepegawaian juga menjadi perhatian, khususnya dalam optimalisasi penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebagai dasar pengukuran kinerja yang lebih akuntabel.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja sekretariat sekaligus mendorong terciptanya tata kelola organisasi yang transparan dan profesional.
Melalui rapat koordinasi ini, Bawaslu Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan, sehingga mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
.




Komentar