LUWU UTARA, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Fun Learning dan Parenting dalam rangka Penguatan Keluarga SEHATI (Sejahtera, Harmonis, Aman, Tentram, Penuh Kasih) di SMA Negeri 1 Luwu Utara, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif TP PKK Sulsel yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Program tersebut menyasar orang tua, tenaga pendidik, serta siswa, dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas.
Baca Juga :
Melalui kegiatan ini, peserta diberikan edukasi terkait pola pengasuhan yang tepat, komunikasi efektif dalam keluarga, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan penuh kasih.
TP PKK Sulsel menilai bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak, sehingga penguatan kapasitas keluarga menjadi langkah penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial saat ini.
Selain itu, kolaborasi antara TP PKK dan DP3A Sulsel dinilai sebagai bentuk sinergi yang efektif dalam mendorong peningkatan kualitas keluarga di daerah.
Hal ini menjadi semakin relevan di tengah berbagai tantangan, seperti pengaruh digitalisasi, perubahan pola interaksi sosial, hingga isu perlindungan anak yang semakin kompleks.
Kegiatan Fun Learning dan Parenting ini dikemas secara interaktif dengan menghadirkan narasumber dan fasilitator yang kompeten, sehingga materi dapat disampaikan secara lebih mudah dipahami oleh peserta.
Pendekatan interaktif tersebut juga memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman, sehingga materi yang diberikan menjadi lebih aplikatif dan kontekstual.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Keluarga SEHATI diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
TP PKK Sulsel juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas.
Dengan penguatan peran keluarga, diharapkan dapat tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berdaya saing.




Komentar