Pemda Barru

Bupati Barru Dorong Kemandirian Benih Jagung

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 09 Mei 2026 16:28

Bupati Barru Dorong Kemandirian Benih Jagung

Barru, Trotoar.id Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah.

Hal itu ditandai dengan kehadiran Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam kegiatan tanam bersama penangkaran bibit jagung varietas JJ UH 01 di lokasi Kelompok Tani Bacu-Bacu 1, Desa Galung, Kecamatan Barru, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar seremoni tanam bersama, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kemandirian benih, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor riil di pedesaan.

Turut hadir Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, tim peneliti Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dipimpin Dekan Fakultas Pertanian, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Barru, hingga berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa program penangkaran bibit jagung merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap benih dari luar daerah.

“Kita tidak hanya ingin menjadi pengguna, tetapi bagaimana kita bisa mandiri dalam produksi jagung. Ini penting agar petani kita memiliki daya tawar dan tidak terus bergantung pada pasokan luar,” tegasnya.

Menurutnya, kemandirian benih akan berdampak langsung pada efisiensi biaya produksi petani sekaligus meningkatkan stabilitas hasil panen.

“Kalau benih kita produksi sendiri, kualitas bisa kita kontrol, harga lebih terjangkau, dan distribusi lebih cepat. Ini akan meningkatkan kesejahteraan petani secara nyata,” tambahnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa sektor pertanian, khususnya jagung, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Barru.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya peningkatan ekonomi daerah pada tahun 2025 yang salah satunya ditopang oleh sektor pertanian.

“Alhamdulillah, Barru menjadi salah satu daerah penopang pangan di Indonesia. Ini harus kita jaga dan kita perkuat melalui inovasi dan kolaborasi seperti yang kita lakukan hari ini,” ujarnya.

Ia menilai, penguatan sektor pangan bukan hanya penting untuk daerah, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Barru terhadap ketahanan pangan nasional.

Program pengembangan varietas jagung JJ UH 01 merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barru, Universitas Hasanuddin, dan mitra swasta.

Sinergi ini dinilai sebagai model ideal dalam pengembangan sektor pertanian modern berbasis riset.

Kepala Desa Galung, Jumardin, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan kepada kelompok tani di wilayahnya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya PT Asia Agritama Perkasa dan tim peneliti Unhas yang terus mendampingi petani kami. Ini sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan hasil produksi,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran pendampingan teknis membuat petani lebih percaya diri dalam mengembangkan penangkaran benih secara mandiri.

Varietas jagung JJ UH 01 yang dikembangkan hingga seri lanjutan (JJ UH 06) memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya adaptif terhadap berbagai kondisi musim, tahan terhadap penyakit, serta memiliki potensi hasil yang tinggi.

Keunggulan ini menjadi harapan baru bagi petani dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Varietas ini dirancang agar sesuai dengan kondisi lokal. Jadi petani tidak perlu khawatir terhadap perubahan cuaca yang ekstrem,” ujar salah satu tim peneliti Unhas.

Salah satu aspek penting dalam program ini adalah adanya jaminan pasar bagi hasil penangkaran benih. Melalui kemitraan dengan pihak swasta, hasil produksi petani dipastikan akan terserap.

“Ini yang membuat petani semakin semangat, karena hasilnya jelas ada yang membeli. Jadi tidak hanya menanam, tapi juga ada kepastian ekonomi,” kata Bupati Andi Ina.

Menurutnya, kepastian pasar merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program pertanian.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa program penangkaran benih jagung memiliki efek berantai (multiplier effect) terhadap perekonomian desa.

“Kalau pertanian bergerak, maka sektor lain juga ikut tumbuh perdagangan, transportasi, hingga UMKM. Ini yang kita dorong agar desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan sektor pertanian akan menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan visi pembangunan Barru yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk terus mendorong transformasi sektor pertanian dari pola tradisional menuju pertanian modern berbasis teknologi dan riset.

“Kita ingin petani Barru tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas dengan dukungan teknologi, benih unggul, dan akses pasar yang jelas,” ujar Andi Ina.

Ia berharap program seperti ini dapat direplikasi di wilayah lain di Barru sehingga manfaatnya semakin luas.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan harapan besar terhadap keberhasilan varietas JJ UH 01 sebagai salah satu inovasi unggulan daerah.

“Semoga varietas JJ UH 01 ini sukses dan benar-benar memberikan manfaat besar bagi petani serta masyarakat Barru secara keseluruhan,” pungkasnya.

Momentum tanam bersama ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan Barru tidak hanya bertumpu pada sektor perkotaan, tetapi juga berakar dari desa melalui penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen21 Juli 2026 16:46
Banggar DPRD Sulsel Soroti Kinerja APBD 2025, Rekomendasikan Audit Investigatif hingga Perbaikan Tata Kelola Keuangan Daerah
Makassar, Trotoar.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan laporan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ran...
Uncategorized21 Juli 2026 16:28
Bursa Sekretaris Golkar Sulsel Menghangat, Tujuh Nama Masuk Radar Tim Formatur
Makassar, Trotoar.id – Penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 mulai menjadi perhat...
Parlemen21 Juli 2026 15:54
Ketua DPRD Sulsel Terima Audiensi DPN ADKASI, Perkuat Sinergi Legislatif Jelang Rakorwil Sulawesi 2026
Makassar, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menerima audiensi dan silaturahmi jajaran Dewan Pengurus Nasional A...
Parlemen20 Juli 2026 17:58
Rahman Pina Pimpin Rapat Konsultasi DPRD Sulsel, Matangkan Persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Makassar, Trotoar.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rahman Pina, memimpin Rapat Konsultasi DPRD Sulsel yang digelar di Ruang Rapat Pi...