
BARRU, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib dan modern sebagai fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) dan membuka Sosialisasi Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) Kabupaten Barru Tahun 2026 di Baruga Pettu Adae, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, serta pengelola arsip lingkup Pemerintah Kabupaten Barru sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis administrasi yang tertib dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Andi Syarifuddin memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir, seraya menegaskan bahwa pencanangan GNSTA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret dalam membangun budaya sadar arsip di lingkungan pemerintahan.
“Kehadiran seluruh pimpinan perangkat daerah hari ini adalah bukti bahwa kita memiliki komitmen yang sama untuk membawa Barru menuju birokrasi yang lebih modern, bersih, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa arsip memiliki peran strategis dalam mendukung reformasi birokrasi, pelayanan publik, serta perlindungan hukum bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, arsip tidak lagi dapat dipandang sebagai dokumen pasif, tetapi sebagai aset penting dalam proses pengambilan keputusan.

“Ketika ada pemeriksaan, sengketa aset, atau kebutuhan keputusan cepat, arsiplah yang menjadi rujukan utama. Tertib arsip adalah bentuk perlindungan hukum bagi institusi dan aparatur,” tegasnya.
Dalam konteks pembangunan daerah, Andi Syarifuddin menjelaskan bahwa pengelolaan arsip yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Birokrasi yang tertib administrasi akan melahirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya percepatan digitalisasi kearsipan melalui implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) sebagai bagian dari transformasi menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“SRIKANDI bukan hanya aplikasi, tetapi sistem kerja baru yang harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh pimpinan perangkat daerah. Tidak boleh hanya diserahkan kepada staf, pimpinan harus terlibat langsung,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan enam pilar utama dalam GNSTA, yakni tertib kebijakan, tertib organisasi, tertib sumber daya manusia, tertib sarana dan prasarana, tertib pengelolaan arsip, serta tertib pendanaan kearsipan.
Menurutnya, implementasi keenam pilar tersebut akan menjadi indikator keberhasilan reformasi birokrasi di tingkat daerah.
“Jika enam pilar ini berjalan dengan baik, maka kita akan memiliki sistem kearsipan yang kuat, terintegrasi, dan mampu mendukung seluruh proses pemerintahan,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Sekda Barru menginstruksikan seluruh perangkat daerah hingga tingkat kecamatan, desa, dan puskesmas untuk segera melakukan pembenahan internal dalam pengelolaan arsip, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penyediaan sarana pendukung.
Ia juga meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barru untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, serta audit kearsipan secara berkala guna memastikan implementasi GNSTA berjalan optimal.
“Kita tidak ingin hanya mencanangkan, tetapi harus memastikan implementasinya berjalan. Pembinaan dan evaluasi harus dilakukan secara konsisten,” katanya.
Menutup sambutannya, Andi Syarifuddin mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menjadikan momentum GNSTA sebagai titik awal perubahan budaya kerja menuju birokrasi yang lebih profesional dan berintegritas.
“Mari kita ubah cara kerja kita. Arsip yang tertata adalah cerminan pemerintahan yang berwibawa, transparan, dan siap melayani masyarakat secara optimal,” tutupnya.
Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip di Kabupaten Barru ditandai dengan pembacaan deklarasi serta penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta, sebagai wujud keseriusan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan akuntabel di masa depan.(*)


Komentar