DPRD Makassar

Reses Odhika Diserbu Keluhan: Jalan Rusak hingga KIS Bermasalah, Janji Ditagih Warga

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 21 Mei 2026 22:53

Reses Odhika Diserbu Keluhan: Jalan Rusak hingga KIS Bermasalah, Janji Ditagih Warga

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Reses anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, kembali menjadi ruang “pengadilan publik” bagi kinerja pemerintah.

Di Kecamatan Biringkanaya, warga tak lagi basa-basi mereka langsung menagih persoalan klasik yang tak kunjung tuntas: jalan rusak, layanan kesehatan, hingga minimnya fasilitas umum.

Dalam dua titik reses di Kelurahan Berua dan Sudiang, Kamis (21/5/2026), keluhan yang muncul nyaris seragam dengan periode sebelumnya.

Infrastruktur jalan menjadi sorotan utama, menandakan problem lama yang belum sepenuhnya terurai.

“Masalah jalan ini selalu muncul. Ada beberapa titik di Berua yang memang butuh perbaikan segera dan itu jadi prioritas,” kata Odhika.

Kondisi jalan yang dikeluhkan warga disebut sudah mengganggu aktivitas harian.

Namun berulangnya aduan yang sama dari satu reses ke reses lain memunculkan pertanyaan soal efektivitas tindak lanjut pemerintah.

Tak hanya infrastruktur, persoalan layanan kesehatan juga kembali mencuat. Warga mengeluhkan proses peralihan dan pendataan ulang penerima manfaat dari BPJS Kesehatan ke Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dinilai belum merata.

Sebagai anggota Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat, Odhika mengakui persoalan ini bukan hal baru.

“KIS ini juga terus dikeluhkan. Saya akan dorong dinas terkait agar pendataan ulang desil bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Di sisi lain, aspirasi warga juga menyentuh kebutuhan yang lebih mendasar dalam pembangunan kualitas hidup, seperti penyediaan sarana olahraga.

Di Sudiang, warga meminta fasilitas lapangan voli di atas lahan fasilitas umum yang belum dimanfaatkan optimal.

Reses ini memperlihatkan satu pola yang konsisten: aspirasi masyarakat masih berkutat pada kebutuhan dasar yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan kota.

Meski Odhika mengklaim sebagian aspirasi sebelumnya telah direalisasikan, tekanan publik di forum reses menunjukkan ekspektasi warga yang terus meningkat dan kesabaran yang semakin terbatas.

Kini, publik menunggu bukan lagi janji, tetapi bukti. Sebab bagi warga, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum untuk memastikan suara mereka benar-benar sampai—dan ditindaklanjuti.

Penulis : Fajar

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah14 Juli 2026 00:45
E-Puskeswan, Terobosan Digital Permudah Akses Layanan Kesehatan Hewan di Sidrap
Trotoar.id, Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui Dinas Pe...
Metro13 Juli 2026 18:58
Event Dekranas dan HKG PKK 2026 Dongkrak Ekonomi Makassar, Transaksi Tembus Rp5 Miliar, Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
Trotoar.id, Makassar — Kesuksesan Kota Makassar menjadi tuan rumah Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 dan Hari Kesatua...
Pendidikan13 Juli 2026 17:55
176 Murid RHIS Siap Diwisuda Tahfidz di Claro, Bukti Kegigihan Guru dan Siswa
Trotoar.id, Makassar — Prestasi membanggakan ditorehkan Ranu Harapan Islamic School (RHIS). Sebanyak 176 murid dinyatakan lulus ujian hafalan Al-Qur...
Politik13 Juli 2026 16:36
Dari Tangan Sang Anak, Manuver IAS Menuju Kursi Golkar Sulsel Dimulai: 22 DPD II Jadi Modal Politik
Trotoar.id, Makassar — Perebutan kursi Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memasuki babak yang semakin menarik.  Di tengah dinamika in...