Pemda Barru

Buka English Camp, Bupati Barru Gagas Pembentukan Kampung Inggris untuk Generasi Muda

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 22 Mei 2026 16:09

Buka English Camp, Bupati Barru Gagas Pembentukan Kampung Inggris untuk Generasi Muda

Barru, Trotoar.id Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menggagas pembentukan “Kampung Inggris” sebagai pusat pembelajaran bahasa dan pengembangan kapasitas generasi muda, saat membuka kegiatan Alun-Alun English Camp Chapter 2 di Alun-Alun Colliq Pujie, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Karang Taruna Kabupaten Barru bersama organisasi kepemudaan (OKP) ini mengusung tema “Mempertegas Komitmen Pendidikan Kabupaten Barru yang Lebih Tertata dan Inklusif”, serta diikuti ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Barru.

Dalam sambutannya, Andi Ina memberikan apresiasi atas inisiatif para pemuda yang dinilai mampu menghadirkan ruang pembelajaran alternatif yang kreatif dan inklusif bagi generasi muda.

“English Camp ini bukan sekadar belajar bahasa, tetapi ruang membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan, dan menyiapkan generasi muda Barru agar mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting di era globalisasi, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi, pendidikan, dan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Kalau kalian menguasai bahasa Inggris, maka kalian tidak hanya menjadi penonton, tetapi bisa menjadi pelaku yang ikut memajukan daerah kita,” tegasnya.

Meski demikian, Andi Ina juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.

“Silakan kuasai bahasa Inggris, tetapi jangan tinggalkan bahasa Arab. Kalian harus tetap mampu membaca Al-Qur’an dan menjaga nilai-nilai agama sebagai fondasi kehidupan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina secara khusus menggagas pembentukan Kampung Inggris di Kabupaten Barru sebagai langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran bahasa yang berkelanjutan.

Menurutnya, konsep Kampung Inggris dapat menjadi pusat pelatihan, ruang interaksi, sekaligus destinasi edukasi yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Di daerah lain bisa ada Kampung Inggris, kenapa Barru tidak? Pemerintah siap mendukung. Tinggal bagaimana pemuda mengambil peran dan mempersiapkan konsepnya dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan bahasa, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru, seperti kursus bahasa, wisata edukasi, hingga pemberdayaan komunitas lokal.

“Kalau ini berjalan, dampaknya tidak hanya ke pendidikan, tetapi juga ke ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Ina menilai tema kegiatan yang diusung sangat relevan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa Barru terus bergerak membangun sistem pendidikan yang lebih inklusif, memberi ruang bagi semua anak untuk berkembang sesuai potensinya,” katanya.

Suasana kegiatan semakin interaktif ketika Andi Ina berbagi pengalaman pribadinya dalam belajar bahasa Inggris sejak usia muda, mulai dari lagu, sajak, hingga latihan berbicara sehari-hari. Pengalaman tersebut disambut antusias oleh para peserta.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan masa muda sebagai momentum belajar dan mengembangkan diri.

“Ambil semua ilmu yang kalian dapatkan di sini. Masa muda adalah waktu terbaik untuk belajar dan mempersiapkan masa depan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Barru, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa English Camp merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran bahasa Inggris berbasis komunitas.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut kini mendapat dukungan dari komunitas bahasa Inggris lokal, sebagai bentuk kemandirian pemuda dalam menciptakan ruang edukasi di daerah.

“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang terbuka dan gratis bagi pelajar, sehingga semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan pembentukan ekosistem pembelajaran bahasa Inggris di kawasan alun-alun sebagai pusat literasi yang dapat diakses oleh pelajar tingkat dasar hingga menengah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti sekitar 200 peserta dan menghadirkan berbagai metode pembelajaran interaktif, mulai dari diskusi, permainan edukatif, hingga praktik komunikasi langsung dalam bahasa Inggris.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Andi Syarifuddin, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta berbagai organisasi kepemudaan yang menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kapasitas generasi muda di Kabupaten Barru.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan global, karakter kuat, serta kesiapan untuk menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.(*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized22 Agustus 2026 22:56
Atasi Krisis Air Petani, Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk 40 Hektare Sawah di Gowa
GOWA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan sumur bor kepada kelompok tani di Desa Bori Tallasa, Kecamatan Pallangga...
Parlemen22 Agustus 2026 18:24
Salman Alfarizi Karsa Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Beasiswa Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfarizi Karsa, menyerap langsung aspirasi warga dalam kegiatan Pengawasan APB...
Nasional22 Agustus 2026 17:18
Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Perintahkan Tambah Pompa dan Sumur Bor
KUBU RAYA, — Presiden Prabowo Subianto turun langsung mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Ray...
Hukum22 Agustus 2026 17:09
MA Larang JPU Ajukan Banding dan Kasasi atas Putusan Bebas, SEMA 4/2026 Terbit
JAKARTA, Trotoar.id — Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2026 yang menegaskan bahwa jaksa penuntut umu...