KENDARI, TROTOAR ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap melakukan kunjungan kerja ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (28/5/2026).
Setibanya di Bandara Haluoleo Kendari, rombongan langsung disambut oleh pengurus Kerukunan Keluarga Bugis Sidrap (Kebugis) Sulawesi Tenggara sebelum melanjutkan agenda silaturahmi bersama warga.
Kegiatan penyambutan kemudian dilanjutkan dengan acara makan malam bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Padi-Padi Restaurant, Kendari.
Sejumlah unsur pimpinan daerah turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse beserta wakil ketua dan anggota DPRD, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Sidrap.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat yang diberikan oleh warga Sidrap yang berdomisili di Kendari.
Ia mengucapkan terima kasih atas seluruh rangkaian penerimaan, mulai dari penjemputan di bandara hingga jamuan makan malam yang dinilainya penuh penghormatan.
“Terima kasih atas jamuannya, terima kasih atas pelayanannya mulai dari penjemputan sampai makan malam. Ini merupakan penghargaan yang luar biasa bagi kami,” ujar Syaharuddin.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memperkenalkan satu per satu rombongan yang turut serta dalam kunjungan kerja, mulai dari unsur legislatif, jajaran OPD, hingga tim protokol.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat perantau asal Sidrap di Kendari dapat lebih mengenal langsung para pejabat dan unsur pimpinan daerahnya.
Syaharuddin menjelaskan, kunjungan kerja ini memiliki tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan selama berada di Kendari.
Agenda pertama adalah penguatan kerja sama antardaerah, khususnya dengan Pemerintah Kota Kendari, dalam sektor perdagangan komoditas pangan seperti beras dan telur.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta pengakuan resmi dalam distribusi komoditas antarwilayah.
“Ini untuk melegalkan hubungan dagang antara Sidrap dan Kendari, agar tercatat secara resmi dan menjadi bagian dari kontribusi ekonomi daerah,” jelasnya.
Agenda kedua adalah mempererat silaturahmi dengan masyarakat asal Sidrap yang kini menetap di Kota Kendari dan sekitarnya.
Sementara agenda ketiga, Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidrap akan menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai daerah dengan capaian penurunan angka kemiskinan terbaik di Pulau Sulawesi.
Syaharuddin menegaskan bahwa capaian pembangunan di Kabupaten Sidrap berbasis pada data resmi, bukan sekadar narasi politik.
“Perkembangan Sidrap tidak ditentukan oleh cerita di media sosial, tetapi oleh data Badan Pusat Statistik. Pertumbuhan ekonomi kita meningkat dari 4 persen menjadi 7,71 persen, sementara angka kemiskinan turun dari 5 persen menjadi 4 persen,” tegasnya.
Ketua Kebugis Sulawesi Tenggara, Amir Ali, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Sidrap beserta rombongan.
Ia menilai kunjungan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Sidrap yang berada di perantauan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Bapak Bupati di tengah kesibukan beliau,” ujarnya.
Amir Ali juga berharap momentum silaturahmi ini dapat menjadi ruang berbagi pengalaman antara pemerintah daerah dan warga Sidrap di Kendari.
Menurutnya, banyak warga Sidrap di perantauan yang berprofesi sebagai pelaku usaha maupun profesional, sehingga dapat saling bertukar pengetahuan untuk pengembangan ekonomi.
“Kami berharap ada sharing pengalaman dari Bapak Bupati untuk kami di sini, terutama dalam pengembangan usaha dan daerah,” tambahnya.
Kunjungan kerja Bupati Sidrap yang berlangsung hingga 31 Mei 2026 ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antardaerah sekaligus mempererat ikatan emosional dengan warga perantauan, serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas di masa mendatang.




Komentar