Pemda Sidrap

Bupati Sidrap Paparkan Strategi Stabilkan Harga Telur di Hadapan Menteri Pertanian

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 09 Juni 2026 21:34

Bupati Sidrap Paparkan Strategi Stabilkan Harga Telur di Hadapan Menteri Pertanian

Jakarta, Trotoar.id — Strategi stabilisasi harga telur di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dipaparkan oleh Bupati Syaharuddin Alrif di hadapan Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam forum bersama sejumlah kepala daerah se-Indonesia di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (9/6/2026).

Dalam forum tersebut, mekanisme pengendalian harga yang diterapkan di daerah dijelaskan sebagai bentuk intervensi aktif pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasar.

Koordinasi rutin antara peternak dan pedagang disebut menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga.

Disampaikan bahwa pertemuan koordinasi dilaksanakan secara berkala dua kali dalam sepekan untuk menyepakati harga telur secara bersama.

Hasil kesepakatan tersebut kemudian dipublikasikan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan videotron, sehingga dapat menjadi acuan harga di tingkat lokal maupun regional.

Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu menjembatani kepentingan antara produsen dan pelaku distribusi.

Selama lebih dari satu tahun pelaksanaan, sistem tersebut telah berfungsi sebagai referensi harga, khususnya di kawasan Indonesia timur.

Meski demikian, dinamika pasar tetap dihadapi, terutama dalam satu bulan terakhir ketika terjadi penurunan serapan telur yang berdampak pada fluktuasi harga.

Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi oleh faktor sosial-budaya, seperti periode minim hajatan dalam tradisi masyarakat Bugis yang dikenal sebagai “Uleng Cipi” selama musim haji.

Sebagai respons, koordinasi lanjutan terus dilakukan guna menjaga kestabilan harga dan memastikan keberlanjutan usaha peternak tetap terjaga.

Selain upaya stabilisasi harga, program peningkatan konsumsi juga diperkenalkan melalui inisiatif “One Day One Egg”.

Program ini diarahkan untuk mendorong perbaikan gizi masyarakat sekaligus memperluas serapan produksi telur lokal.

Melalui kombinasi kebijakan tersebut, capaian pembangunan daerah dilaporkan mengalami peningkatan, termasuk penurunan angka kemiskinan dan stunting, serta pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren positif.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah pusat menegaskan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan peternak telur secara nasional.

Sejumlah kebijakan strategis telah disiapkan, antara lain penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) telur, dukungan distribusi jagung melalui Bulog, serta penguatan koordinasi lintas lembaga untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Pengawasan terhadap implementasi kebijakan tersebut juga ditekankan agar tidak merugikan peternak, sekaligus memastikan keberlanjutan sektor peternakan sebagai bagian penting dari ketahanan pangan nasional.

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 19:36
Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga mengikuti Defile Ka...
Metro24 Agustus 2026 18:33
Pemkot Makassar Sambut 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional Lewat Defile Kafilah
MAKASSAR, Trotoar.id — Defile kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dil...
Metro24 Agustus 2026 17:29
Jufri Rahman Soroti Tantangan AI, Minta ASN Tetap Pegang Etika dan Integritas
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial in...
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...