Musprov Kadin Sulsel

Andi Iwan Darmawan Aras: Figur Pengusaha-Politisi dan Arah Baru Dunia Usaha Sulawesi Selatan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 13 Juni 2026 17:52

Andi Iwan Darmawan Aras: Figur Pengusaha-Politisi dan Arah Baru Dunia Usaha Sulawesi Selatan

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Nama Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) kembali menguat dalam lanskap dunia usaha Sulawesi Selatan setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan periode 2026–2031.

Kembalinya AIA memimpin Kadin Sulsel tidak sekadar pergantian kepemimpinan organisasi, melainkan menjadi sinyal kuat konsolidasi kekuatan dunia usaha di daerah tersebut.

Sebagai figur yang dikenal luas di dua dunia politik dan bisnis AIA memiliki posisi strategis yang jarang dimiliki oleh tokoh daerah lainnya.

Latar belakangnya sebagai pengusaha menjadi fondasi utama dalam memahami dinamika riil yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari sektor mikro hingga industri besar.

Dalam perjalanan kariernya, AIA dikenal sebagai sosok yang membangun jejaring bisnis lintas sektor, yang kemudian menjadi modal sosial penting dalam kepemimpinannya di Kadin.

Kombinasi pengalaman bisnis dan jabatan politiknya sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI memperkuat pengaruhnya dalam menjembatani kepentingan pusat dan daerah.

Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri, terutama dalam mendorong masuknya investasi dan percepatan pembangunan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan dunia usaha.

Secara analitis, kepercayaan pengusaha kepada AIA menunjukkan adanya kebutuhan akan kepemimpinan yang tidak hanya normatif, tetapi juga pragmatis dan berorientasi hasil.

Di tengah ketidakpastian ekonomi nasional dan global, pelaku usaha cenderung memilih pemimpin yang memiliki akses, jaringan, serta kemampuan negosiasi yang kuat.

AIA dinilai memenuhi kriteria tersebut, terutama karena kemampuannya membangun komunikasi lintas sektor, baik dengan pemerintah maupun swasta.

Dalam konteks Sulawesi Selatan, potensi ekonomi yang besar memang membutuhkan figur yang mampu mengorkestrasi berbagai kepentingan menjadi satu arah kebijakan yang jelas.

Sektor pertanian, perikanan, industri, hingga pariwisata membutuhkan integrasi yang kuat agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang maksimal.

Di sinilah peran Kadin menjadi krusial, bukan sekadar organisasi, tetapi sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah.

Di bawah kepemimpinan AIA, Kadin Sulsel diharapkan mampu bertransformasi menjadi lembaga yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk dalam menghadapi era digitalisasi ekonomi.

Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

AIA memiliki peluang besar untuk mendorong agenda ini, mengingat pengalamannya dalam dunia usaha yang dekat dengan realitas pelaku UMKM.

Namun demikian, tantangan tidaklah ringan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis besar dan pelaku usaha kecil.

Kepemimpinan AIA akan diuji dalam memastikan bahwa Kadin tidak hanya menjadi representasi kelompok tertentu, tetapi benar-benar menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku usaha.

Selain itu, transparansi dan tata kelola organisasi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik dan anggota Kadin.

Dalam perspektif ekonomi regional, Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia Timur.

Jika dikelola dengan baik, potensi ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional.

Kepemimpinan AIA akan sangat menentukan arah kebijakan dunia usaha di wilayah ini dalam lima tahun ke depan.

Dengan pengalaman, jaringan, dan dukungan yang dimilikinya, AIA memiliki modal kuat untuk membawa Kadin Sulsel ke level yang lebih tinggi.

Namun pada akhirnya, keberhasilan tersebut akan sangat ditentukan oleh kemampuan eksekusi program serta konsistensi dalam membangun kolaborasi lintas sektor.

Dunia usaha Sulawesi Selatan kini menaruh harapan besar, bahwa di bawah kepemimpinan Andi Iwan Darmawan Aras, Kadin tidak hanya menjadi simbol organisasi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi yang nyata dan berdampak luas. (*)

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro13 Juni 2026 19:06
TP PKK Sulsel Fasilitasi Ratusan Perempuan Vaksinasi HPV Gratis
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar Se...
Metro13 Juni 2026 18:59
Wali Kota Makassar Buka Turnamen Padel IKAPTK, Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga Besar Alumni Pendidikan Tinggi Kep...
Metro13 Juni 2026 18:54
Akademisi Apresiasi Program “Pete-pete Laut”, Dinilai Perkuat Akses dan Pemerataan di Kepulauan Makassar
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Program transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi dari kalang...
Metro13 Juni 2026 18:49
Wali Kota Makassar Salurkan Beasiswa Rp2,1 Miliar, Dorong Percepatan Layanan Dasar di Kepulauan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mempertegas komitmen pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan. Wali Kota Makassar, Munafri Ar...