BARRU, TROTOAR.ID — Semangat gotong royong melalui pengelolaan zakat kembali diwujudkan dalam aksi nyata di Kabupaten Barru.
Pemerintah daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada ratusan warga yang membutuhkan.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, di Gedung Islamic Centre Barru, Jumat (26/6/2026), yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis kepada sejumlah perwakilan penerima manfaat.
Program ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Barru, BAZNAS, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.
Tidak hanya sebatas bantuan sosial, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan di Barru.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional, transparan, dan amanah memiliki peran strategis dalam menekan kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan ikhtiar bersama dalam memperkuat ekonomi keluarga dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Andi Ina.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barru akan terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS serta berbagai mitra strategis guna memperluas jangkauan manfaat program kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Andi Ina berharap bantuan modal usaha yang diberikan kepada pelaku UMKM dapat menjadi pemicu tumbuhnya usaha-usaha mandiri yang berkelanjutan.
Selain itu, insentif yang disalurkan kepada para Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) diharapkan mampu meningkatkan motivasi dalam mendidik generasi muda yang berkarakter dan berlandaskan nilai keagamaan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para muzaki untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Sinergi ini akan terus kita jaga demi mewujudkan Barru yang maju, sejahtera, berkeadilan, dan religius,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Barru, Muh. Tahir Ali, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil penghimpunan dana ZIS dari masyarakat yang dikelola dan dikembalikan untuk kemaslahatan umat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Barru menyalurkan sebanyak 800 paket logistik kepada masyarakat kategori fakir yang tersebar di seluruh wilayah Barru.
Selain itu, sebanyak 232 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menerima bantuan modal usaha dengan total nilai mencapai Rp481 juta.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperkuat ekonomi keluarga penerima manfaat.
BAZNAS juga menyalurkan insentif kepada 153 Guru MDTA sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, bersama BPJS Ketenagakerjaan, turut diserahkan santunan jaminan kematian masing-masing sebesar Rp42 juta kepada dua penerima, yakni seorang guru mengaji di Kecamatan Tanete Riaja dan pegawai syara di Kecamatan Balusu.
Santunan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan sosial bagi pekerja keagamaan yang selama ini berkontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Muh. Tahir Ali menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru, para muzaki, BPJS Ketenagakerjaan, serta seluruh pihak yang telah mendukung program BAZNAS.
Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban masyarakat, serta menjadi stimulus bagi peningkatan kesejahteraan.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Barru, Ketua DPRD Barru, Kapolres Barru, perwakilan Dandim 1405/Parepare, Kejaksaan Negeri Barru, Pengadilan Agama Barru, jajaran BAZNAS, BPJS Ketenagakerjaan, serta para penerima manfaat.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan sistem perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis keumatan di Kabupaten Barru.
(Humas Barru)



Komentar