Awal

Kesra Setda Makassar Bekali 450 Muballigh dan Imam Kelurahan Lewat Pelatihan Tujuh Hari

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 02 Juli 2026 16:18

Kesra Setda Makassar Bekali 450 Muballigh dan Imam Kelurahan Lewat Pelatihan Tujuh Hari

Makassar, Trotoar.id — Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Makassar menggelar bimbingan dan pelatihan muballigh yang diikuti 450 peserta selama tujuh hari, 26 Juni hingga 2 Juli 2026, di Makassar Golden Hotel.

Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari imam kelurahan, organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan, hingga muballigh yang tersebar di seluruh wilayah Kota Makassar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keagamaan, sekaligus memperkuat peran muballigh dan imam kelurahan sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Makassar, Muhammad Syarief, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi para muballigh di tengah tantangan dakwah yang semakin kompleks.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan muballigh dan imam kelurahan yang berkualitas, memiliki pemahaman keislaman yang kuat, serta mampu menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, para muballigh diharapkan tidak hanya berperan sebagai penyampai ajaran agama, tetapi juga menjadi teladan dan perekat persatuan di tengah masyarakat.

“Peran muballigh sangat strategis dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, di antaranya Tahsinul Qur’an, karakter dan sifat muballigh, tafsir Al-Qur’an, hadis, penguatan aqidah, fiqih, serta akhlak dan fiqih khilafiah.

Materi disampaikan oleh narasumber kompeten dengan metode interaktif, sehingga peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga berdiskusi dan berbagi pengalaman.

Muhammad Syarief menegaskan, Pemkot Makassar akan terus memperkuat program pembinaan keagamaan secara berkelanjutan guna menciptakan ekosistem keagamaan yang harmonis dan inklusif.

“Kami ingin memastikan para muballigh dan imam kelurahan semakin berkualitas, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan pemahaman keagamaan dan terjaganya kerukunan,” tuturnya.

Para peserta pun mengapresiasi pelatihan tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar, khususnya dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an melalui program tahsin.

Salah seorang peserta, Herlin, Imam Kelurahan Melayu Baru, mengaku memperoleh banyak wawasan baru serta memperluas jaringan silaturahmi dengan sesama muballigh.

Hal senada disampaikan Jumardi dari Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena membuka ruang diskusi dan pertukaran pengalaman dalam berdakwah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan ke depan,” ujarnya.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Agustus 2026 18:39
70 Paskibraka Makassar Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 70 pelajar terbaik Kota Makassar resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota ...
Metro16 Agustus 2026 18:36
Jelajah Sampah Titik ke-14, Appi-Melinda Ajak Warga Mulai dari Rumah
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan sampah di Kota Makassar tidak akan selesai hanya dengan menambah armada pengangkut atau membersihkan jalan dan ling...
Politik16 Agustus 2026 17:00
IAS Siapkan Plt Ketua Golkar di Sejumlah Daerah, Konsolidasi Kabupaten/Kota Mulai Dikebut
MAKASSAR, Trotoar id — Setelah terpilih memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai menata...
Metro16 Agustus 2026 11:14
Berkostum Ala Bung Karno, Andi Sudirman Bawa Semangat Kemerdekaan Turun ke Jalan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Minggu pagi di Kota Makassar terasa berbeda. Jalanan yang biasanya dipenuhi kendaraan berubah menjadi panggung terbuka untuk ...