Pemprov Sulsel

HUT ke-81 RI, Gubernur Sulsel Temui Keluarga Pahlawan dan Veteran

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 14 Agustus 2026 20:19

HUT ke-81 RI, Gubernur Sulsel Temui Keluarga Pahlawan dan Veteran

MAKASSAR, Trotoar.id Di tengah riuh persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, ada satu kelompok yang tidak boleh dilupakan mereka yang mewarisi cerita perjuangan dari orang-orang yang pernah mempertaruhkan hidupnya untuk kemerdekaan.

Pesan itulah yang kembali dihidupkan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat bersilaturahmi dengan puluhan keluarga Pahlawan Nasional, Perintis Kemerdekaan, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Wredatama, serta Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Silaturahmi tersebut berlangsung di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat (14/8/2026), menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi Andi Sudirman, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda tahunan menjelang 17 Agustus. Ada pesan sejarah yang hendak terus dirawat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat hari ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan generasi terdahulu.

Termasuk para pejuang yang berasal dari Sulawesi Selatan.

“Ini rutin kami lakukan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan dan veteran, khususnya di Sulawesi Selatan setiap momentum 17 Agustus bulan kemerdekaan,” kata Andi Sudirman.

Di ruangan itu, sejarah tidak hadir dalam bentuk buku atau monumen. Ia hadir melalui keluarga yang masih menyimpan cerita tentang perjuangan orang tua dan leluhur mereka.

Para veteran membawa pengalaman pengabdian. Keluarga pahlawan membawa warisan perjuangan. Sementara generasi hari ini menerima tanggung jawab untuk memastikan pengorbanan tersebut tidak berhenti sebagai kenangan.

Andi Sudirman menilai semangat perjuangan para pahlawan tidak seharusnya berhenti pada upacara, tabur bunga atau seremoni setiap bulan kemerdekaan.

Nilai perjuangan harus diterjemahkan dalam bentuk pengabdian dan kerja nyata.

Kemerdekaan, dalam konteks generasi sekarang, tidak lagi diperjuangkan dengan mengangkat senjata. Tantangannya berubah.

Pengabdian dapat diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat, membangun daerah, menjaga persatuan, serta bekerja dengan penuh integritas.

Karena itu, momentum pertemuan dengan keluarga pahlawan dan veteran menjadi ruang untuk kembali mengingatkan bahwa kemerdekaan membawa konsekuensi tanggung jawab.

Jika generasi terdahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi hari ini memiliki tugas mengisinya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran, dan para pejuang yang telah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara,” ujar Andi Sudirman.

Sulawesi Selatan memiliki sejarah panjang dalam perjalanan perjuangan bangsa. Banyak tokoh dari daerah ini yang ikut mengambil bagian dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun republik.

Karena itu, menjaga hubungan dengan keluarga pahlawan dan veteran bukan hanya bentuk penghormatan personal. Lebih jauh, menjadi bagian dari upaya merawat memori kolektif masyarakat Sulsel.

Generasi muda perlu mengetahui bahwa kemerdekaan tidak datang secara gratis. Ada pengorbanan, keberanian dan keteguhan yang menjadi harga yang harus dibayar oleh generasi terdahulu.

Dan ketika para pejuang itu semakin sedikit, tanggung jawab untuk menjaga cerita perjuangan justru semakin besar.

Silaturahmi yang dilakukan Pemprov Sulsel menjadi salah satu cara untuk menjaga mata rantai tersebut tetap terhubung.

Dari para veteran kepada generasi berikutnya, dari keluarga pahlawan kepada anak-anak muda, semangat itu diharapkan terus berpindah.

Sebab, kemerdekaan bukan hanya tentang tanggal 17 Agustus.

Kemerdekaan adalah tentang bagaimana sebuah bangsa menghargai pengorbanan masa lalu dan membuktikan bahwa pengorbanan itu tidak sia-sia melalui kerja nyata hari ini.

Dan di Sulawesi Selatan, pesan itu kembali ditegaskan: mengenang pahlawan bukan sekadar melihat ke belakang, tetapi memastikan semangat perjuangan mereka tetap menjadi energi untuk membangun masa depan.

Penulis : Ardy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik15 Agustus 2026 23:08
IAS Batasi Usia Pengurus Perempuan Golkar Sulsel, 80 Kader Muda Disiapkan Isi Struktur Baru
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan baru Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai memperlihatkan wajah yan...
Politik15 Agustus 2026 21:11
IAS: Usman Marham dan Amirullah Nur Bersaing Jadi Bendahara Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Perebutan posisi strategis dalam struktur baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai mengerucut. Dua nama disebut masuk ...
Daerah15 Agustus 2026 20:47
Satu Bulan Satu Buku, Luwu Menyalakan Mesin Literasi dari Bangku Sekolah
LUWU, Trotoar.id — Di tengah derasnya arus informasi yang setiap hari memenuhi layar telepon genggam, Pemerintah Kabupaten Luwu memilih kembali mene...
Politik15 Agustus 2026 20:14
Adnan Purichta Ichsan Dikabarkan Kembali ke Demokrat, Ni’matullah: Saya Juga Dengar Demikian
MAKASSAR, Trotoar.id — Peta politik Sulawesi Selatan kembali diramaikan kabar kembalinya mantan Bupati Gowa dua periode, Adnan Purichta Ichsan Yasin...