
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan resmi menunjuk Andi Patarai Amir sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maros.
Surat Keputusan (SK) penunjukan tersebut diserahkan langsung Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin di Aula DPD I Golkar Sulsel, Makassar.
Penyerahan SK turut disaksikan sejumlah anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Maros, serta Sekretaris DPD I Golkar Sulsel Rahman Pina dan Bendahara Umum Amirullah Nur Saenong.
Ilham Arief Sirajuddin meminta Patarai bergerak cepat melakukan konsolidasi internal sekaligus menata struktur kepengurusan DPD II Golkar Maros.
Selain konsolidasi, Patarai juga diberi mandat mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kabupaten Maros yang dijadwalkan berlangsung pada akhir 2026.
“Jabatan Plt akan berakhir hingga ketua DPD II definitif terpilih,” kata Ilham.
Penunjukan Patarai dilakukan setelah Ketua DPD II Golkar Maros sebelumnya, Suhartina Bohari, mengundurkan diri dari Partai Golkar.

Dengan mandat tersebut, DPD I Golkar Sulsel berharap roda organisasi Golkar di Maros tetap berjalan sembari mempersiapkan proses menuju kepemimpinan definitif.
Patarai Amir mengatakan menerima mandat tersebut sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai kader Partai Golkar. Ia memastikan konsolidasi internal akan segera dilakukan bersama jajaran pengurus DPD II Golkar Maros.
“Saya sebagai kader Partai Golkar menerima amanah ini sebagai tanggung jawab penuh. Kami akan segera melakukan rapat konsolidasi pengurus DPD II Maros,” ujar Patarai.
Patarai bukan sosok baru dalam struktur kepemimpinan Golkar Maros. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Maros.
Ia pun menyatakan kesiapannya apabila nantinya kembali mendapat mandat untuk memimpin Golkar Maros secara definitif.
“Saya ini mantan Ketua DPD II Maros. Di zaman saya, Golkar berhasil menjadi pemenang Pemilu di Maros. Insyaallah kalau diberi mandat lagi, kejayaan itu akan kami rebut kembali,” tegasnya.
Meski demikian, Patarai menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah menjalankan tugas sebagai Plt, terutama memastikan konsolidasi organisasi dan persiapan Musda berjalan sesuai mandat DPD I.
Musda nantinya menjadi forum untuk menentukan Ketua DPD II Golkar Maros definitif. Karena itu, proses konsolidasi akan menjadi tahapan penting sebelum agenda tersebut digelar.
Patarai bersama jajaran pengurus selanjutnya akan menyusun struktur Plt dan kepanitiaan Musda. Seluruh tahapan tersebut diarahkan untuk memastikan organisasi tetap solid hingga terpilihnya kepemimpinan definitif.
Penunjukan Patarai menjadi bagian dari penataan sejumlah DPD II Golkar kabupaten/kota di Sulsel yang masa kepengurusannya telah berakhir, sekaligus persiapan menghadapi Musda pada akhir 2026.

