
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung menemui warga yang menjadi korban kebakaran di Kecamatan Tellu Limpoe, Selasa (29/9/2026).
Selain menyerahkan bantuan uang tunai, Syaharuddin mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah cuaca panas dan musim kemarau.
Bantuan tersebut diberikan kepada korban kebakaran di Desa Teteaji dan Kelurahan Baula, yang rumahnya ludes terbakar beberapa waktu lalu.
Penyerahan bantuan menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus upaya membantu warga bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di Desa Teteaji, bantuan diserahkan di kantor desa. Sementara di Kelurahan Baula, Syaharuddin menyerahkan bantuan langsung di lokasi rumah warga yang terdampak kebakaran.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Camat Tellu Limpoe, Kepala Desa Teteaji, serta Lurah Baula.
Syaharuddin berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban, khususnya untuk membantu proses perbaikan rumah yang terdampak kebakaran.

“Kita bantu supaya bisa memperbaiki kembali rumahnya dan kembali semangat. Ambil hikmahnya, mudah-mudahan ke depan rezekinya semakin bertambah,” ujar Syaharuddin.
Namun, di balik bantuan tersebut, Syaharuddin juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Ia meminta warga secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan memastikan kabel maupun colokan peralatan elektronik yang tidak digunakan telah dicabut.
Peralatan seperti kipas angin, televisi hingga kulkas menjadi bagian yang perlu diperhatikan untuk mencegah risiko korsleting.
Selain persoalan listrik, Syaharuddin mengingatkan warga agar tidak meninggalkan rumah ketika sedang memasak.
Ia meminta masyarakat memastikan seluruh api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur.
“Jangan tinggalkan rumah pada saat memasak. Usahakan semua api padam terlebih dahulu sebelum meninggalkan rumah,” pesannya.
Syaharuddin juga mengajak masyarakat membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kewaspadaan seluruh warga.
Ia meminta pemerintah desa dan kelurahan aktif menyampaikan imbauan pencegahan kebakaran kepada masyarakat, termasuk melalui pengumuman di masjid.
“Pak Desa, tolong umumkan terus di masjid supaya masyarakat selalu waspada. Mudah-mudahan hanya ini yang terjadi di Teteaji dan tidak ada kejadian berikutnya. Kita saling menjaga,” tutupnya.

