Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan dukungan kuat terhadap perkembangan industri kreatif dan pelestarian budaya lokal melalui apresiasi terhadap film dokumenter “Marege Awaiting Macassan”.
Film ini mengangkat kisah bersejarah tentang hubungan harmonis antara pelaut Makassar dan masyarakat Aborigin di Australia, yang telah terjalin sejak berabad-abad lalu.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota menyaksikan langsung pemutaran film tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa film ini bukan hanya sebagai karya seni, tetapi juga sebagai bentuk pengingat pentingnya merawat jejak sejarah dan identitas budaya.
“Film ini adalah bukti bahwa warisan budaya dapat dihidupkan kembali secara kuat dan menyentuh melalui medium kreatif seperti perfilman. Kisah pelaut Makassar yang melintasi samudra hingga Australia merupakan bagian dari kebanggaan sejarah kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danny menegaskan bahwa dukungan terhadap perfilman lokal merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kota dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif.
Ia menilai bahwa kekuatan budaya dan sejarah yang dimiliki Makassar harus terus digali, didokumentasikan, dan dikembangkan dalam bentuk yang mampu menjangkau generasi masa kini dan mendatang.
“Kami berkomitmen menjadikan Makassar tidak hanya tumbuh sebagai kota modern secara fisik, tetapi juga sebagai kota yang kokoh secara nilai, berkarakter, dan kaya akan sejarah,” tambahnya.
Film dokumenter “Marege Awaiting Macassan” menjadi salah satu contoh nyata bagaimana karya kreatif dapat menjadi jembatan antarperadaban, sekaligus sarana edukasi bagi publik luas tentang kontribusi pelaut Makassar dalam sejarah maritim global.




Komentar