Syahrul YL: Pemuda Harus Lawan Narkoba

Suriadi
Suriadi

Senin, 02 Oktober 2017 14:38

Syahrul YL: Pemuda Harus Lawan Narkoba
Gubernur SUlawesi Selatan Mendampingi Kepala Badan narkotika NAsional (BNN) Komisaris Jendral Polisi Budi Waseso, saat menghadiri Forum Konsepsi Pemuda Melawan Narkoba, di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (2/10).WhatsApp Image 2017 09 28 at 03.36.59 e1506545522869

Trotoar.id, Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadiri Forum Konsepsi Pemuda Melawan Narkoba, di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (2/10).

Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang dan Walikota Makassar Danny Pomanto.

Forum ini sendiri digelar oleh Teman Kuliah Pertanian Universitas Hasanuddin (TKP-Unhas).

Walikota Makassar Danny Pomanto pada kesempatan itu mengatakan, upaya pencegahan terhadap narkoba terus dilakukan terutama di sekolah-sekolah yang ada.

Dia mengatakan upaya memerangi narkoba terus kita lakukan. Berbagai program pencegahan dilakukan karena di Makassar, bahkan pengedar narkoba usia remaja sekitar umur 11-14 tahun.

Sosialisasi dan peringatan bahaya narkoba dikumandangkan, terkhusus di sekolah-sekolah. Menurutnya, hanya sekolah di Makassar ada label ‘Aku Benci Korupsi’ dan ‘Aku Benci Narkoba’ di baju setiap siswa. Pemkot Makassar juga meluncurkan program “Jagai Anak Ta”.

Selain itu memperkuat peranan ibu dan juga guru sekolah. Danny pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Gubernur Sulsel dan juga Forkopimda dalam memerangi narkoba dan menciptakan suasana kondusif.

“Pak Gubenur, Pak Syahrul, beliau juga selalu mendampingi kita semua hampir sepuluh tahun beliau menciptakan kondisi yang kondusif,” sebut Danny.

Sementara itu, SYL menyebutkan bahwa penyalahgunaan narkoba adalah masalah di berbagai tempat.

“Ini masalah nasional, dunia, kemanusian, masalah Sulsel dan Makassar. Saya senang mendengarkan Walikota Makassar menjelaskan dengan sangat baik,” ujar SYL.

Dia mengatakan BNN dan pemerintah kabupaten/kota harus didukung dalam upaya pemberantasan narkoba karena merupakan persoalan yang sangat serius.

Dia mengaku sering kaget ketika dilaporkan peredaran narkoba mengalami peningkatan. Namun, itu sebagai bukti bahwa ada kerja pemberantasan yang dilakukan.

Upaya khusus di sekolah-sekolah dalam memberantas narkoba harus diapresiasi semua pihak. Seperti pembentukan unit kegiatan siswa (UKS) khusus menangani masalah narkoba.

Selain itu, tindakan tegas terhadap para pengedar narkoba gencar dilakukan.

Seperti yang dilakukanbaru-baru ini. Sebanyak 40 apotik yang mengeluarkan obat daftar G ditutup dan dicabut ijin operasinya.

Dia juga meminta calon kepala daerah baik gubernur, bupati dan walikota memiliki perhatian serius terhadap bahaya narkoba ini.

“Kalau ada calon gubernur,  bupati dan walikota tidak gelisah dengan masalah narkoba, itu tidak cukup kapasitasnya memimpin daerah,” pungkasnya. (*)

Sumber : Humas Pemrov Sulsel 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 19:36
Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga mengikuti Defile Ka...
Metro24 Agustus 2026 18:33
Pemkot Makassar Sambut 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional Lewat Defile Kafilah
MAKASSAR, Trotoar.id — Defile kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dil...
Metro24 Agustus 2026 17:29
Jufri Rahman Soroti Tantangan AI, Minta ASN Tetap Pegang Etika dan Integritas
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial in...
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...