Anak Buahnya kena OTT, Ini Tanggapan Syahrul.

Suriadi
Suriadi

Jumat, 29 Desember 2017 01:32

Anak Buahnya kena OTT, Ini Tanggapan Syahrul.

 

Trotoar.id, Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo angkat bicara mengenai bawahannya yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang di lakukan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel.

Gubernur Sulsel dua periode tersebut merasa kaget dan heran adanya OTT salah satu pejabat Eselon III di dinas Perdagangan provinsi Sulawesi Selatan, yang menghebohkan pemberitaan sejumlah media di Sulawesi Selatan pemerintah probinsi saat ini.

Baca Juga  Kader dan Alumni HMI Bersatu di Halalbihalal Bersama NH

“Kita serahkan semua kepada penegak hukum, dan kita akan mengecek kebenarannya,”Kata Syahrul Yasin Limpo

Dan bila benar bawahannya melakukan tindak pidana yang mencoreng pemerintah provinsi, maka dirinya sebagai pimpinan akan menegakkan aturan yang berlaku.

Namun mantan ketua Golkar Sulsel mengaku heran jika di UPTD yang khusus mengelola gedung CCC memiliki anggaran proyek sebesar Rp400 juta keatas, sepengetahuan dirinya di UPTD tersebut cuma memiliki anggaran pemeliharaan yang nilainya tidak sebegitu besarnya.

Baca Juga  SYL: Maju Atau Tidak di Pileg Akan Terjawab Setelah Bertemu SP

Malahan katanya, anggaran yang ada di UPTD tersebut cuma anggaran pemeliharaan gedung, dan sepengetahuan dirinya tidak ada proyek di dinas tersebut yang nilainya sebesar itu.

“Yang ada hanya pemeliharaan. Itupun nilainya kalau penunjukan langsung di bawah Rp 200 juta,” kata SYL kepada media Kamis (28/12/2017).

Lanjut gubernur dua periode tersebut
menjelaskan soal uang penyitaan hasil OTT yang disita pihak kepolisian dianggap tidak boleh langsung disimpulkan bila uang tersebut merupakan hasil tindak pidana korupai,

Baca Juga  Pemda Dan DPRD Tolitoli, Belajar Tanaman Porang di Sidrap

Malahan dirinya mengakui bisa saja, anggaran yang ikut diamankan adalah dana yang akan disetorkan ke cas negara, dana batas waktu penyetoran ke cas negara diberi batas waktu hingga 29 Desember (besok) atau justru dana diamankam sebagai barang bukti adalah uang gaji pegawai.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...