TROTOAR.ID, MAKASSAR – Komisaris Utama Bank Mega Syariah Prof Mohammad Nuh menghadiri peringatan milad ke-52 Universitas Islam Makassar, Rabu, (6/6/2018) bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.
Dalam sambutannya dia mengungkapkan kecintaanya terhadap Kampus UIM dan tertarik menjalin kerja sama sehingga dia bisa hadir di perayaan milad ke 52 UIM Al-Gazali Makassar.
“Kenapa saya tertarik untuk selalu menjalin dan mengunjungi UIM, begini ada insting bacaan batin saya bahwasanya UIM kedepan akan maju lebih dahsyat, olehnya itu dari bacaan batin ini perlu diwujudkan menjadi bacaan dhahir.” Ujar mantan Mendikbud era SBY ini
Baca Juga :
Dia melihat jika UIM salah satu Perguruang Tinggi Swasta (PTS) di Sulsel yang berkembang dari tahun ke tahun. Bahkan Pak Chairul Tanjung selaku pemiliki Bank Mega Syariah selalu berpesan kepada dirinya untuk selalu mencari Rumah Sakit dan lembaga pendidikan untuk dikembangkan
“Saya ditugaskan selalu mencari rumah sakit dan lembaga pendidikan yang ingin dikembangkan. Alhamdulillah hari ini jalinan kerja sama itu terwujud, semoga UIM bisa lebih baik lagi,” Ungkapnya
Menurutnya, untuk memajukan sebuah Bangsa dan negara, maka yang paling utama yang diperhatikan adalah kesehatan dan pendidikan. Saat ini UIM telah melakukan itu yakni berkontribusi besar dalam mengembangkan pendidikan dengan kata lain mencerdaskan kehidupan masyarakat.
Disisi lain dia juga berpesan untuk tidak melupakan sejarah dan selalu mendoakan para pendahulu yang telah menanam pondasi kepada semua warga indonesia.
“kami berpesan untuk jangan melupakan sejarah, olehnya itu setiap melakukan sebuah kegiatan, jangan lupa untuk selalu mendoakan para pendahulu kita semua,” Tutupnya
Sementara itu Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar juga Rais Syuriyah NU Sulsel Anregurutta KH Muh Sanusi Baco
mengungkapkan selamat atas milad ke-52 UIM.
“Lahirnya UIM diawali perjuangan yang sangat berat dan Alhamdulillah saat ini kita bersama-sama peringati milad ke 52 UIM, semoga kedepan UIM makin baik.” Tutup Ketua MUI Sulsel. (and)




Komentar