TROTOAR.ID, MAKASSAR — Perhelatan pilkada serentak 2018 Pilgub dan pilkada kota/kabupaten telah usai 27 Juni 2018 kemarin. pilkada yang di gelar di seluruh indonesia inipun telah menghasilkan pemimpin-pemimpin bau untuk periode selanjutnya. namun tak sedikit juga yang tetap duduk pada kursi kepala daerah sebagai incumbent.
Di Sulawesi Selatan pilkada ubernur juga bertepatan dengan 11 kabupaten/kota. semua telah selesai dan menunggu hasil rekapitulasi dan pengumuman oleh KPU. ada yang berhasil duduk kembali ada pula yang menghasilkan pemimpin baru.
Walaupun masih berupa rilis Quick Count Badko HMI sulselbar melalui wasekum bidang sosial politik mengucapkan selamat bagi yang memenangkan kontestasi pilkada serentak. dan tetap menunggu hasil resmi dari KPU
”Kami Mengucapkan selamat bagi yang terpilih walaupun belum resmi,” Ucap Pemuda yang akrab disapa bhona
Baca Juga :
Alumni Fak. Syariah dan Hukum UIN alauddin makassar ini juga menambahkan bahwa semua stake holder pelaksana pemilukada serentak harus menjaga Pilkada ini tetap jujur dan adil tanpa proses “jekkong”..
“Jangan ada yang mengintervensi hasil suara rakyat, kita harus sama sama menjaga kualitas pemilukada kali ini. KPU, Bawaslu, dan pihak terkait harus bersama-sama mewujudkan pilkada yang jujur dan adil tidak boleh ada perilaku jekkong” Tegas pemuda asal sidrap tersebut
Dietahui pilkada serentak propinsi sulsel telah memenangkan berapa kandidat di situa resmi KPU hasil dari Real Quickcount KPU berdasarkan salinan C1 dari tps. walaupun ada kisruh di bbrapa daerah
“Kami dari kader HMI se sulselbar akan Mengawal penuh proses pilkada ini sampai penetapan resmi oleh KPU, karena kami mengawal suara rakyat. ” Tutupnya (**)




Komentar