Tak Terima Dikritik Masalah Pengadaan, Komdis FE UNM Rumahkan 6 Mahasiswa

Suriadi
Suriadi

Kamis, 12 Juli 2018 01:22

Tak Terima Dikritik Masalah Pengadaan, Komdis FE UNM Rumahkan 6 Mahasiswa
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Tidak diterima dikritik oleh mahasiswa mengenai proses pengadaan barang dan jasa yang ada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (FE UNM) merumahkan enam mahasiswanya

Ke-enam mahasiswa ini dirumahkan, akibat pihak Fakultas tudak menerima kritikan yang dilayangkan Mahasiswa terkait kejelasan Paket Anggaran Pembelian Barang dan Jasa FE UNM tahun 2018 di lapangan FE UNM, beberapa waktu lalu

Mengetahui hal tersebut, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM FE UNM) Andri mengaku, saat sejumlah mahasiswa menggelar aksi yang mempertanyakan anggaran FE UNM yang sudah melewati batas waktu realisasi.

“Mahasiswa mempertanyakan pegadaan Paket anggaran yang berjumlah 41 poin, namun da 23 poin telah melewati masa realisasi. namun aksi mahasiswa tidak ditanggapi, malahan mahasiswa yang mempertanyakan hal tersebut, di rumahkan ,” ujarnya.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNM ini juga mengatakan, keputusan sanksi skorsing dari sidang Komidi FE UNM sangat tidak logis dan cacat prosedural.

“Prosedural Komdis tidak sesuai aturan karena salah satu dari tujuh mahasiswa yang mendapat surat panggilan menghadiri sidang tidak terlibat pada aksi di hari itu, bahkan saudara Wawan Kurniawan sedang menjalani cuti akademik,” ungkap Andri.

Ia juga menilai banyak kejanggalan terhadap pemanggilan ketujuh mahasiswa dan pelaksanaan sidang Komdis pada Kamis (7/6/2018) di ruang Senat FE UNM.

“Komdis melakukan panggilan sehari sebelum sidang dan hanya empat dari tujuh mahasiswa yang dimintai keterangan pada sidang tersebut, namun anehnya keenam mahasiswa tersebut mendapat sanksi yang sama yaitu skorsing,” tambahnya.

Diketahui, dari tujuh yang dipanggil dalam sidang Komdis bulan Mei lalu, enam mahasiswa mendapatkan sanksi skorsing.

Dari ke-enam mahasiswa, dua diantaranya diskorsing selama dua semester yakni, Supianto (Prodi Pend. Ekonomi) dan Oki Sunjaya (Prodi Ekonomi Pembangunan).

Ke-Empat lainnya diskorsing selama satu semester yakni, Muammar (Prodi Akuntansi), Irwan (Prodi Pendidikan Akuntansi), Sumartono (Prodi Ekonomi Pembangunan) dan Imran (Prodi Pendidikan Ekonomi). (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah31 Agustus 2026 21:46
Tak Hanya Pantau, Bupati Sidrap Ikut Padamkan Api di Lawawoi
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung membantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menangani kebaka...
Politik31 Agustus 2026 19:24
Menunggu Ketok Palu DPP, Struktur Baru Golkar Sulsel di Bawah IAS Mulai Terkuak
MAKASSAR, Trotoar.id — Struktur kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sir...
Parlemen31 Agustus 2026 18:47
Fraksi Gerindra Bongkar 4 Masalah Sulsel: Pupuk Langka, Banjir, BPJS hingga Zonasi Sekolah Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik keras terhadap sejumlah persoalan yang ditemukan saat pelaksa...
Parlemen31 Agustus 2026 18:43
Fraksi Golkar DPRD Sulsel Soroti Infrastruktur, Pendidikan hingga BPJS dari Hasil Reses
MAKASSAR, Trotoar.id  — Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meminta Pemerintah Provinsi Sulsel menjadikan hasil reses anggota DPRD ...