TROTOAR.ID, MAKASSAR — Teka-Teki keberadaan owner PT Jujur Jaya Sakti, Soedirjo Aliman alias Jeng Tang Bin Liem Eng Tek yang sampai saat ini belum diketahui keberadaanya pasca ditetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan Penyewaan lahan di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, November 2017 lalu, menjadi salah satu pembahasan Komisi III DPR RI yang melauka Kunjungan Kerja di Sulsel.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa, bersama anggota Komisi III Akbar Faisal berharap agar pihak kejaksaan segera menuntaskan persoalan tersebut dan membentuk tim bersama untuk mendeteksi keberadaan Jeng Tang.
“Ini harus segera dituntaskan, dan jangan biarkan berlama-lama, kejar yang bersangkutan tangkap dan proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ungkap Desmond Junaidi Mahesa Wakil Ketua Komisi III.
Baca Juga :
Selain Jen Tang, anak Jen Tang yakni Edi Aliman juga disinggung. dalam pertemuan dengan komisi III. Apalagi Edi diketahui telah beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik Kejati Sulsel.
Sementara itu, Kepala Kejati Sulselbar Tarmizi dihadapan amnggota rombingan Komisi III berjanji akan segera menyelesaikan kasus Jen Tang secepatnya.
“Anggota kami memiliki semangat dan kemauan yang cukup besar menuntaskan kasus tersebut, dan jelas banyak strategi yang akan kita lakukan. Untuk penyidikan pastinya juga akan kita evaluasi dan kasus ini akan segera ke pengadilan,” tegasnya.
Selain kasus Jeng Tang, Komisi III juga menyoroti beredarnya foto Putra Jeng Tang Edy Aliman bersama Jokowi, dimana Desmon Junaidi Mahesa yang merasa ada sedikit keganjilan yang terjadi.
“Ini aneh kok, bisa ya, bearati sudah saatnya harus Ganti persiden, meski butuh perjuangan,” sambungnya.
Diketahui Jeng tang berperan sebagai otak atas penyewaan lahan negara tersebut kepada PT Pembangunan Perumahan (PP) senilai Rp500 juta.(***)




Komentar