TROTOAR.ID, PALOPO — Jelang peringatan hari proklamasi yang jatuh pada 17 Agustus 2018, sebuah insiden yang cukup memalukan terjadi di Kota Palopo. Dimana sebuah instansi milik pemerintah Kota Palopo mengibarkan bendera Merah putih secara terbalik selama 3 jam
Bendera merah putih yang terbalik berkibar berkibar di pusat kota Palopo yang menarik perhatian banyak orang yang mendokumentasikan dan viral dimedia Sosial dan menjadi bahan perbincangan masyarakat kota Palopo.
Berdasarkan informasi mengungkapkan bendera di kibarkan oleh salah seorang pegawai pada pukul 07.00 Wita dan baru diturunkan setelah viral dimedia sosial sekitar pukul 10.00 wita lewat dan kembali dikibarkan secara utuh
Baca Juga :
Mengenai peristiwa tersebut kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palopo, Akmal Hasan kepada media menyampaikan permohonan maaf kepada, seluruh masyarakat Indonesia, warga kota Palopo atas kejadian yang cukup memalukan.
“Ini adalah insiden yang cukup memalukan dan kekeliruan besar yang tentunya akan memancing masyarakat Indonesia Marah, olehnya itu saya menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut,” Ungkap Akmal Hasan
Meaki demikian, pejabat eselon II Pemkot Palopo ini menjelaskan jika dirinya menganggap insiden tersebut murni bukan karena disengaja, akan tetapi karena sebuah keteledoran anak buahnya yang mengibarkan bendera di halaman kantor yang dipimpinnya
Ditambahkannya, Bendera yang setiap hari kerja dipasang oleh senuah pegawai Honorer bagian kebersihan yang menangani pemasangan bendera setiap hari kerja.
Dan pemasang bendera yang terbalik itu juga telah di jatuhi sanksi dengan mberi hornat selama 30 menit ke atas bendera meràh putih yang telah berkibar secara utuh
Sementara itu Penjabat Wali Kota Palopo Andi Arqien Azis yang dikonfirmasi akan insiden memalukan tersebut tidak banyak berkomentar, mengingat dirinya sedang berada di Makassar mengikuti rapat pembahasan KUA-PPAS Provinsi Sulawesi Selatan.
“‘Saya belum dapat infonya, silahkan konfirmasi langsung Ki sama kasusnya, saya lagi rapat pembahasan KUA-PPAS,,”kata Andi Arqien Penjabat Wali Kota Palopo




Komentar