TROTOAR.ID, MAKASSAR — Meninggalnya seorang mahasiswi Fakultas Hukum Unhas akibat begal mendapat respon langsung dari pihak Universitas Hasanuddin, melalui kepala Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum Unhas Dengan Muh Hasrul amgkat nicara.
Dokter Fakultas Hukum Unhas ini meminta agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus yang menewaskan Mahasiswi FH Unhas semester terakhir.
“Kami mengutuk keras perilaku begal dan meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap dan mengusut tuntas kasus yang menewaskan Mahasiswi kami,”Ungkap Hasrul.
Baca Juga :
Mantan aktivis KNPI Sulsel ini menganggap kejadian yang menimpa mahasiswinya merupakan korban kesekian kalinya, yang mana sebelumnya sudah banyak korban yang menjadi kebiadaban begal di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan.
Bahkan dia berharap agar kiranya pihak kepolisian khususnya Polsek Rappocini memberikan perhatian khusus diwilayah dimana Nirmala menjadi korban.
Bahkan katanya pihak pemerintah kota untuk bisa memberikan rasa aman kepada warga Makassar dengan menambah penerangan lampu jalan di wilayah yang sering terjadi tindakan brutal dari begal.
“Kami civitas FH Unhas turut berduka cita atas meninggalnya Mahasiswi kami, dan kami akan mengawal seluruh langkah pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang menewaskan mahasiswi semester akhir Unhas,” Pungkasnya (**)




Komentar