TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pelemahan Rupiah yang terjadi belakangan ini, hingga membuat Rupiah terjepit dangaka Rp 15.000 perdollar membuat Pemerintah bingung mengendalikan tekanan ekonomi Global
Bahkan Presiden Joko Widodo seperti dilansir CNNIndonesia mengungkapkan jika, pelemahan rupiah terhadap Dollar terjadi akibat “Perang Dagang yang di gaungkan Amerika Serikat yang mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi di sejumlah negara.
Bahkan diakuinya akibat perang dagang imbas dari kebijakan Amerika tersebut bias terhadap perekonomian Indonesia sebab memang tidak banyak faktor internal yang membuat nilai tukar rupiah melemah dalam.
Baca Juga :
Oleh karena itu, Jokowi merintahkan semua menterinya untuk mencari solusi imbas negatif dari masalah ekonomi global tersebut tidak semakin memukul ekonomi dalam negeri, dengan menggenjot ekspor dan investasi.
“Kuncinya untuk mengatasi itu, ya investasi dan ekspor yang harus meningkat. Kalau ini bisa diselesaikan, masalah selesai,” katanya, Rabu (5/9) seperti dilansir di laman CNNindonesia.
Dikatakannya, pada kuartal kedua defisit anggaran sudah mencapai 3 persen dari PDB, bahkan Jokowi memberi waktu setahun untuk mengatasi masalah tersebut
“Saya terus melakukan koordinasi fiskal, moneter, dengan industri, pelaku usaha dan saya kira semua sudah segaris,” katanya.




Komentar