Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Tanggung Biaya Korban Begal Ablam, RSUD Daya Pastikan Perawatan Gratis

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 11 Mei 2026 13:43

Pemkot Makassar Tanggung Biaya Korban Begal Ablam, RSUD Daya Pastikan Perawatan Gratis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan korban kekerasan jalanan mendapatkan penanganan medis secara maksimal tanpa terbebani biaya.

Seorang anak berinisial H (13), korban serangan geng motor di kawasan Ablam, saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah.

Direktur Utama RSUD Daya Makassar, dr. A. Any Muliany, menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya apa pun terhadap korban selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Di RSUD Daya tidak ada tagihan apa pun kepada pasien korban begal di Ablam. Seluruh layanan medis diberikan secara gratis,” ujar dr. Any, Minggu (10/5/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memberikan perlindungan kepada warga, khususnya korban kekerasan jalanan seperti begal, tawuran, maupun kecelakaan.

Menurutnya, pembiayaan penanganan medis korban ditanggung melalui skema Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), mengingat kasus-kasus darurat sosial seperti ini tidak sepenuhnya terakomodasi dalam program BPJS Kesehatan.

“Untuk korban begal, kekerasan, maupun tawuran memang tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Namun pemerintah kota tetap mengalokasikan anggaran khusus melalui Jamkesda,” jelasnya.

Pasien H diketahui dirujuk ke RSUD Daya dan tiba sekitar pukul 19.15 WITA setelah sebelumnya mendapatkan penanganan awal di RS Pelamonia.

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis langsung melakukan penanganan intensif.

Saat ini, kondisi pasien masih dalam tahap stabilisasi sehingga belum dapat menjalani tindakan operasi.

Tim medis memprioritaskan transfusi darah untuk memastikan kondisi pasien cukup stabil sebelum tindakan lanjutan dilakukan.

“Pasien masih dalam penanganan awal. Untuk sementara belum bisa langsung operasi karena harus menjalani transfusi darah terlebih dahulu,” kata dr. Any.

Sejumlah pemeriksaan medis juga telah dilakukan, mulai dari pemeriksaan laboratorium, rontgen dada, hingga pemeriksaan tulang punggung guna memastikan kondisi pasien secara menyeluruh.

Operasi direncanakan akan dilakukan setelah kondisi pasien dinyatakan stabil.

Lebih lanjut, dr. Any mengungkapkan bahwa kasus kekerasan jalanan maupun kecelakaan lalu lintas merupakan kasus yang cukup sering ditangani RSUD Daya.

“Kasus seperti begal atau kecelakaan hampir setiap minggu kami tangani,” ungkapnya.

Menanggapi beredarnya informasi terkait biaya operasi yang disebut mencapai Rp20 juta, pihak rumah sakit dengan tegas membantah kabar tersebut.

Manajemen RSUD Daya memastikan seluruh proses penanganan korban dilakukan tanpa biaya, sesuai kebijakan Pemerintah Kota Makassar.

Pemkot Makassar menegaskan tidak boleh ada warga yang terabaikan dalam situasi darurat hanya karena persoalan biaya, terutama ketika menyangkut keselamatan jiwa.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 20:37
14 Tim Bersaing di Babak Penyisihan Haflah Tilawah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Pangkep
PANGKEP, Trotoar.id — Sebanyak 14 tim unjuk kemampuan dalam babak penyisihan Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional...
Daerah27 Agustus 2026 19:31
Jejak JICA 30 Tahun di Barru, Dari Air Bersih hingga Peluang Kerja ke Jepang
BARRU, Trotoar.id — Jejak kerja sama Kabupaten Barru dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali terungkap setelah sejumlah alumni ...
Metro27 Agustus 2026 18:34
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026, Rabu (26/8/2026). Ajang yang digel...
Daerah27 Agustus 2026 16:31
Wamendagri Bima Arya Belanja di Stan Sidrap, Produk Lokal Curi Perhatian di AOE 2026
TANGERANG, Trotoar.id — Stan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu titik yang menarik perhatian dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AO...