Dari hasil tersebut perbaikan KPU Bantaeng memangkas 355 Pemilih yang sebelumnya ditetapkan dalam DPT beberapa Waktu lalu, sehingga hasil DPTHP menjadi 135.182 pemilih yang terdaftar dengan 606 TPS.
Anggota KPU Divisi Perencanaan dan Data KPU Bantaeng, Hamzar menjelaskan, berkurangnya jumlah pemilih ini berdasarkan tindak lanjut dari Rapat Pleno di KPU RI.
“Kami telah menetapkan hasil perbaikan DPT dan jumlahnya sebanyak 135.182 pemilih yang terdaftar dengan 606 TPS. Terjadi pengurangan karena ditemukan pemilih yang pindah domisili dan meninggal dunia,” ucap Hamzar, pada Jum’at (14/9/2018).
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantaeng, Muh. Saleh menjelaskan, terjadinya pengurangan jumlah pemilih di pemilu terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adanya pemilih yang telah meninggal dan pindah domisili.
“Yang di hapus dari DPT adalah mereka yang telah pindah domisili dan meninggal dunia dan tidak punya KTP-e dan pemilih yang ganda,” bebernya.
Disamping pengurangan tersebut, kata Muh. Saleh, bahwa ada juga pemilih baru yang dimasukkan dalam DPTHP, dimana sebelumnya tidak ada dalam DPT.
“Karena memenuhi syarat tapi belum terdaftar dan pemilih baru yang dimasukkan tersebut rata-rata memang baru melakukan perekaman KTP-e,” tandasnya.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.