Salah seorang saksi Edi Kurniawan menyebutkan, peristiwa yang menimpa korban itu terjadi saat, dirinya bersama Naco sedang menaikan material ke baket eskavator, yang tiba-tiba tanah yang ada di belakang Korban Longsor dan menimpah korban.
“Tiba-tiba tanah di belakang Naco longsor, dan saat itu Naco langsung tertimbun tanah yang longsor dan menimbun Naco,” Ungkap Edi.
Saat kejadian teraebut para pekerja lainnya menyaksikan kejadian tersebut dan langsung melakukan evakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas setempat.
“Korban sempat di larikan ke puskesmas namun kondisi korban kritis langsung dirujuk ke rumah Sakit Hafsah, tapi nyawa korban tidak berhasil diselamatkan,” jelasnya.
Sementara Kapolsek Palakka AKP Andi Bashar, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memasang Police Line di lokasi kejadian.
“Tindakan yang kami lakukan memasangi Police Line di area lokasi serta alat berat yang digunakan, dan untuk sementara dilarang untuk melakukan aktivitas,” katanya.
Dia menandaskan, tambang C galian itu milik H. Deng Makkelo, PT. Harvana Halim Indah yang sudah beroperasi sejak 2015 lalu dan kuat dugaan tidak memiliki izin operasi.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.